STUDY TENTANG USIA, RIWAYAT HIPERTENSI DENGAN PEB PADA IBU HAMIL DI KRI NU MADINAH PUJON

sayuti say - Politeknik Kesehatan Wira Husada Nusantara Malang

Abstract


Preeclampsia is the onset of hypertension accompanied by proteinuria and or edema after the gestational age reaches 20 weeks or immediately after delivery. According to the United Nations International Children's Emergency Found (UNICEF, 2012) explains that almost every year 10,000 women die from pregnancy and childbirth problems. Pregnancy as a physiological condition can be pathological that threatens the state of the mother and fetus (Mansjoer, 2001). The purpose of this study was to determine the relationship between age and history of Hypertension with the incidence of Severe Preeclampsia at the NU Medina Pujon Inpatient Clinic. This research uses quantitative methods with a crosssectional approach. The sample in this study was mothers who experienced severe preeclampsia at the NU Medina Pujon Inpatient Clinic, which totaled 30 mothers. From the results of descriptive statistical analysis of the variable there is a significant influence between Age (X1) and the incidence of Severe Preeclampsia (Y) as evidenced by the value of the variable Age (X1) namely thitung> ttabel namely, 2,324 > 2,052 and for the variable History of Hypertension (X2) there is a significant known influence from the calculated value> ttabel namely, 3.083 > 2.052. The Rsquare value of the variables X1 and X2 is 0.306 which means that Age (X1) and History of Hypertension (X2) affect the incidence of Severe Preeclampsia (Y) by 30.6% while the other 69.4% is influenced by factors that are not studied.

ABSTRAK

Preeklamsia merupakan timbulnya hipertensi yang disertai dengan proteinuria dan atau edema setelah umur kehamilan mencapai 20 minggu atau segera setelah persalinan. Menurut United Nations International Children’s Emergency Found (UNICEF, 2012) menjelaskan bahwa hampir setiap tahun 10.000 wanita meninggal karena masalah kehamilan dan persalinan. Kehamilan sebagai kedaan yang fisiologis dapat menjadi patologis yang mengancam keadaan ibu dan janin (Mansjoer, 2001). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antar usia dan riwayat Hipertensi dengan kejadian Preeklamsia Berat di Klinik Rawat Inap NU Madinah Pujon. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan crosssectional. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu yang mengalami Preeklamsia Berat di Klinik Rawat Inap NU Madinah Pujon yang berjumlah 30 orang ibu. Dari hasil analisis statistik deskriptif terhadap variabel terdapat pengaruh yang signifikan antara Usia (X1) dengan kejadian Preeklamsia Berat(Y) yang dibuktikan dengan nilai variabel Usia (X1) yaitu thitung> ttabel yaitu, 2,324 > 2,052 dan untuk variabel Riwayat Hipertensi(X2) terdapat pengaruh yang signifikan yang diketahui dari nilai thitung> ttabel yaitu, 3,083> 2,052. Nilai Rsquare dari variabel X1 dan X2 yaitu sebesar 0,306 yang artinya Usia (X1) dan Riwayat Hipertensi (X2) berpengaruh terhadap kejadian Preeklamsia Berat (Y) sebesar 30,6% sedangkan 69,4% lainya dipengaruhi oleh faktor yang tidak diteliti.


Keywords


Age, History of Hypertension, Severe Preeclampsia / Usia, Riwayat Hipertensi, Preeklamsia Berat

Full Text:

PDF

References


Almatsier, S. (2014). Prinsip dasar ilmu gizi. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Arikunto. (2010). Prosedur penelitian. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Cunningham. (2014). Williams obstetri (Edisi 23, Vol. 2). Jakarta: Buku Kedokteran ECG.

Departemen Kesehatan Republik Indonesia. (2006). Profil kesehatan Indonesia 2004. Jakarta: Depkes.

Desfiyanti. (2006). Hubungan paritas dan usia terhadap terjadinya preeklamsia pada ibu melahirkan di RS Dr. M. Djamil Padang tahun 2004-2005 (Skripsi). Padang: Universitas Andalas.

Dewi. (2014). Hubungan obesitas dan riwayat hipertensi dengan kejadian preeklamsia di Puskesmas Rawat Inap Danau Panggang. Jurnal Kesehatan, 1.

Guidotti, R., & Jobson, D. (2005). Detecting pre-eclampsia: A practical guide. Geneva: WHO.

Hidayat, A. (2014). Metode penelitian kebidanan dan teknik analisis data (Edisi 2). Jakarta Selatan: Salemba Medika.

Indriani, N. (2012). Analisis faktor-faktor yang berhubungan dengan preeklamsia/eklamsia pada ibu bersalin di RS Umum Daerah Kardinah Kota Tegal tahun 2011 (Skripsi). Malang: Universitas Brawijaya.

Manuaba. (2001). Ilmu kebidanan, penyakit kandungan dan keluarga berencana untuk pendidikan bidan. Jakarta: EGC.

Notoadmojo. (2010). Metodologi penelitian kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Prawirohardjo, S. (2009). Ilmu kebidanan (Edisi ke-4). Jakarta: PT Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.

Rukiyah, Y. (2010). Asuhan kebidanan patologi. Jakarta: Transinfo Media.

Sugiyono. (2011). Metode penelitian kuantitatif dan kualitatif. Jakarta: Alfa.

Sulistyawati, A. (2011). Pelayanan keluarga berencana. Jakarta: Salemba.

Wiknjosastro, H. (2009). Ilmu kebidanan. Jakarta: Yayasan Bina Pustaka.




DOI: https://doi.org/10.59818/jpi.v2i6.309