PENERAPAN MODEL DIRECT INSTRUCTION DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMBUAT BLOOM BOX FLOWER BAGI ANAK TUNAGRAHITA DI SKH DARU SIFA
Abstract
Vocational skills are important to develop in children with intellectual disabilities as a means of supporting independence and readiness for life after completing education. One skill that can be developed is making bloom box flowers; however, a seventh-grade student at SKh Daru Sifa had not previously acquired this skill. This study aimed to determine the improvement of bloom box flower making skills through the implementation of the direct instruction model in a student with intellectual disabilities. The study employed an experimental method using a Single Subject Research (SSR) approach with an A-B-A design consisting of four baseline-1 (A1) sessions, eight intervention (B) sessions, and four baseline-2 (A2) sessions. Data were collected through observation, tests, and documentation and analyzed using descriptive statistics within and between conditions. The results showed an increase in the mean level from 25% in A1 to 85% during intervention and 77.5% in A2, with 0% overlap. Thus, the direct instruction model improved the student's bloom box flower making skills.
ABSTRAK
Keterampilan vokasional penting dikembangkan pada anak tunagrahita sebagai bekal untuk meningkatkan kemandirian dan kesiapan menghadapi kehidupan setelah pendidikan. Salah satu keterampilan yang dapat dikembangkan adalah membuat bloom box flower, namun siswa kelas VII di SKh Daru Sifa belum memiliki keterampilan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan keterampilan membuat bloom box flower melalui penerapan model direct instruction pada anak tunagrahita. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan pendekatan Single Subject Research (SSR) dan desain A-B-A yang terdiri atas baseline-1 (A1) sebanyak 4 sesi, intervensi (B) sebanyak 8 sesi, dan baseline-2 (A2) sebanyak 4 sesi. Data dikumpulkan melalui observasi, tes, dan dokumentasi serta dianalisis menggunakan statistik deskriptif dalam kondisi dan antar kondisi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan mean level dari 25% pada A1 menjadi 85% pada fase intervensi dan 77,5% pada A2, dengan overlap 0%. Dengan demikian, penerapan direct instruction dapat meningkatkan keterampilan membuat bloom box flower pada anak tunagrahita.
Full Text:
PDFReferences
Amelia, E., & Aziza, N. (2023). Implementasi pembelajaran keterampilan vokasional untuk anak berkebutuhan khusus: Sebuah tinjauan sistematis. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(5).
Ansih, I., & Zulmiyetri. (2019). The effectiveness of the direct learning model in improving vocational skills in making flowers from onion skins for children with light mental retardation. Journal of Education, 4(2), 207–213.
Kemalawati, A., & Akdarsari, K. (2020). Upaya meningkatkan keterampilan merangkai bunga flanel pada anak tunagrahita ringan di SLB Damayanti. Jurnal Abdimas Akademika, 1(1), 1–8.
Kusmaningsih, N. S., & Mahmudah, S. (2017). Studi deskriptif peluang kerja anak tunagrahita pasca SMALB. Jurnal Pendidikan Khusus, 9(3).
Makkawaru, M. (2019). Pentingnya pendidikan bagi kehidupan dan pendidikan karakter dalam dunia pendidikan. Jurnal Konsepsi, 8(3), 116–119.
Mastiani, E., Asmawati, S., E., & Koestini, E. (2021). Pelaksanaan pembelajaran keterampilan bagi anak tunagrahita ringan. Inclusive: Journal of Special Education, 7(1), 23–32.
Muston, K. S. (2020). Seni merangkai bunga (Cet. ke-2). Zahara Pustaka.
Nuraida, N., Sawitri, N., & El-Hilali, H. (2018). Penerapan direct instruction terhadap peningkatan hasil belajar psikomotorik siswa. Journal of Education in Mathematics, Science, and Technology, 1(2), 8–13.
Nurhasanah. (2021). Pelaksanaan layanan informasi dalam peningkatan pengembangan diri anak tunagrahita di SLB Pelita Hati Pekanbaru [Skripsi, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau].
Rakhman, A. (2017). Penggunaan model pembelajaran direct instruction untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran gambar teknik kelas X SMK Negeri 1 Kedungwuni [Skripsi, Universitas Negeri Semarang].
Safira, N., & Irdamurni. (2022). Upaya meningkatkan keterampilan merangkai bunga artifisial melalui model direct instruction bagi peserta didik tunagrahita kategori ringan (Penelitian tindakan kelas di kelas IX SLB Bina Bangsa Padang). Jurnal Pendidikan dan Konseling, 4(5), 4879–4883.
Sujana, I. W. C. (2019). Fungsi dan tujuan pendidikan Indonesia. Adi Widya: Jurnal Pendidikan Dasar, 4(1), 29–39.
Wahyuningsih, E. (2019). Meningkatkan keterampilan vokasional sulam hiasan dinding melalui model pembelajaran learning by doing untuk anak autisme di SLB Autisma YPPA Padang [Skripsi, Universitas Negeri Padang].
DOI: https://doi.org/10.59818/jpi.v6i5.3260
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
.png)








