Manajemen Pembelajaran Berbasis Integrasi Agama dan Sains Dalam Penguatan Kompetensi Profesional Calon Pendidik di LPTK Muhammadiyah
Abstract
While the concept of integrating religion and science is frequently debated at philosophical and epistemological levels, there remains a critical need to operationalize these ideas into concrete learning practices within Islamic educational institutions. This research investigates the technical policies guiding the management of this integration through the Al-Islam and Kemuhammadiyahan (AIK) curriculum at the Faculty of Education, University of Muhammadiyah Jakarta. Utilizing a qualitative-descriptive approach structured around a case study method, the study reveals that the integration of religious values and scientific inquiry is systematically applied across AIK courses 1 through 4. Specifically, the AIK-3 course focuses on "Muamalah and Islam as a Discipline of Science," successfully blending religious doctrine with educational theory. Practical implementation includes initiating lectures with Quranic recitation, explicitly linking verses to academic course material, requiring religious evidence in research theses, and fostering Islamic conduct on campus. The AIK course serves as a model of integration and a platform for character and spiritual development in FIP graduates as future professional educators with a vision to eliminate the dichotomy between science and religion. Muhammadiyah educational institutions and integrated Islamic school also require teachers to manage integrated learning between science and religion concepts holistically.
ABSTRAK
Gagasan integrasi masih berada di aras pemikiran para filosof dan epistemologi sehingga perlu di implementasikan dalam praktik pembelajaran di lembaga pendidikan Islam. Penelitian ini bertujuan mengkaji kebijakan teknis penerapan manajemen pembelajaran berbasis integrasi agama dan sains melalui Mata Kuliah Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) di Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Jakarta. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dengan metode studi kasus. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa manajemen pembelajaran berbasis integrasi agama dan sains diterapkan pada Mata Kuliah AIK mulai dari AIK 1 sampai 4. Khusus pada AIK-3 dibahas tema Muammalah dan Islam Disiplin Ilmu yang banyak mengintegrasi konsep ilmu agama dan ilmu pendidikan dalam bentuk tadarus Al-Qur’an sebelum perkuliahan, mengaitkan ayat al-Qur’an dengan materi kuliah Ilmu Pendidikan, pencantuman ayat dan dalil pada skripsi, penerapan perilaku Islami di kampus. Mata Kuliah AIK menjadi model integrasi dan wadah pembentukan karakter dan jiwa lulusan FIP sebagai calon pendidik profesional yang memiliki visi untuk menghilangkan dikotomi sains dan agama. Lembaga pendidikan Muhammadiyah dan Sekolah Islam Terpadu juga menuntut kemampuan guru untuk mengelola pembelajaran integratif antara konsep sains dan agama secara utuh.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Journal Artikel
Achmad, M. (2021). Integrasi sains dan agama: Peluang dan tantangan bagi Universitas Islam Indonesia. Abhats: Jurnal Islam Ulil Albab, 2(1), 50–68.
Aisyah, S. (2022). Strategi penguatan nilai-nilai keislaman dalam pendidikan profesi guru. Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam, 8(2), 145–158.
Akmal, M. I. (2024). Pemikiran Amin Abdullah seputar integrasi keilmuan. Fathir: Jurnal Studi Islam, 1(2), 125–127.
Ali, M. (2020). Islamic perspectives on science education in Indonesia: Integration and innovation. Tarbiya: Journal of Education in Muslim Society, 5(1), 15–32.
Aljunied, K. (2022). Osman Bakar and epistemology renewal in the Muslim world. Al-Shajarah: ISTAC Journal of Islamic Thought and Civilization, 27(1), 2–3.
Anwar, S. (2021). Integrasi keilmuan dan pendidikan tinggi Islam. Jurnal Tarjih, 13(2), 85–93.
Arifin, S. (2020). Epistemologi integratif dalam pendidikan Islam. Jurnal Ta’dib, 15(2), 201–214.
Asari, H. (2021). Integrasi keilmuan dalam konteks pendidikan tinggi Islam. Jurnal Islamia, 14(2), 177–190.
Bakar, O. (2020). Towards a postmodern synthesis of Islamic science and modern science: The epistemological groundwork. The Muslim 500: The World’s 500 Most Influential Muslims, 197–201.
Kurniasih. (2022). Pengembangan kurikulum PPG berbasis KKNI. Jurnal Kependidikan, 5(2), 77–90.
Mahmudah, S. (2020). Living values dalam pembelajaran AIK di PTM. Jurnal Ilmu Pendidikan Islam, 9(2), 100–116.
Mustakim, B. (2019). Pemikiran Islam Muhammad Abed Al-Jabiri: Latar belakang, konsep epistemologi, urgensitas dan relevansinya bagi pembaruan kurikulum pendidikan agama Islam. JRTIE: Journal of Research and Thought of Islamic Education, 2(2), 199–204.
Rahman, E. M., & Syamsudin. (2023). Konsep kompetensi pendidik menurut Ibnu Jama’ah dan relevansinya dengan kompetensi pendidik dalam UU No. 14 Tahun 2005. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 5(2), 972–982.
Rangkuti, C. (2016). Implementasi metode bayani, burhani, tajribi dan ‘irfani dalam studi filsafat pendidikan Islam. Jurnal WARAQAT, 1(2), 5–6.
Saifani, A. S. I., Andriyani, & Lusida, N. (2024). Strategic management in improving education quality. Jurnal Ilmiah Edukatif, 10(1), 122–135.
Siraj, D. C. (2024). Islamisasi ilmu perspektif Muhammad Naquib Al-Attas. Fathir: Jurnal Studi Islam, 1(1), 44–46. https://doi.org/10.71153/fathir.v1i1.38
Ulfa, S. W., et al. (2024). Kompetensi profesional guru dalam proses pembelajaran. Jurnal Yudistira: Publikasi Riset Ilmu Pendidikan dan Bahasa, 2(4), 24–38. https://doi.org/10.61132/yudistira.v2i4.1128
Yaacoob, N. B. M., & Ishak, R. B. (2023). A comparison of instructional leadership: An analysis of the model. International Journal of Academic Research in Progressive Education and Development, 12(3), 865–867. http://dx.doi.org/10.6007/IJARPED/v12-i3/18932
Yulanda, A. (2019). Epistemologi keilmuan integratif-interkonektif M. Amin Abdullah dan implementasinya dalam keilmuan Islam. Jurnal Tajdid, 18(1), 87–97. https://doi.org/10.30631/tjd.v18i1.87
Z, A., & Nurhasanah. (2020). Problematika implementasi AIK dalam kurikulum PTM. Jurnal Al-Tahrir, 20(1), 123–138.
Internet Website
Organisation for Economic Co-operation and Development. (n.d.). How can professional development enhance teachers’ classroom practices? Retrieved from https://www.oecd.org/en/publications/how-can-professional-development-enhance-teachers-classroom-practices_2745d679-en.html
Direktorat Pendidikan Tinggi Islam. (n.d.). Retrieved from https://diktis.kemenag.go.id/prodi/dokumen/UU-Nomor-12-Tahun-2012-ttg-Pendidikan-Tinggi.pdf
Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta. (n.d.). Retrieved from https://www.fip.umj.ac.id/visi-misi/
The International Institute of Islamic Thought. (n.d.). Islamization of knowledge: General principles and work plan. Retrieved from https://iiit.org/wp-content/uploads/Islamization-of-Knowledge-General-Principles-and-Work-Plan-sample.pdf
Buku
Abdullah, A. M. (2020). Multidisiplin, interdisiplin, & transdisiplin: Metode studi agama & studi Islam di era kontemporer. Yogyakarta: IB Pustaka.
Ali, M., & Susilana, R. (2021). Perancangan kurikulum mikro. Depok: Rajawali Press.
Anwar, S. (2028). Pendidikan AIK: Refleksi dan gagasan. Yogyakarta: Suara Muhammadiyah.
Direktorat Pendidikan Tinggi Islam. (2018). Integrasi keilmuan dalam perspektif pendidikan tinggi keagamaan Islam. Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI.
Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. (2020). Panduan penyusunan kurikulum pendidikan tinggi di era industri 4.0. Jakarta: Kemenristekdikti.
Hoy, W. K., & Miskel, C. G. (2012). Educational administration: Theory, research, and practice (9th ed.). New York, NY: McGraw-Hill.
Kamil, M. (2020). Profesi kependidikan: Tinjauan dari segi kompetensi dan kinerja. Bandung: Alfabeta.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2021). Pedoman umum pendidikan profesi guru. Jakarta: Kemdikbud.
Khoirudin, A. (2021). Desain kurikulum pendidikan Islam integratif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
LPP AIK UMJ. (2023). Laporan kegiatan AIK terapan dan lapangan tahun 2023. Jakarta: LPP AIK UMJ.
Lembaga Penjaminan Mutu UMJ. (2022). Buku pedoman SPMI berbasis integrasi AIK. Jakarta: UMJ Press.
Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah. (2019). Panduan pelaksanaan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan di perguruan tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah. Yogyakarta: Majelis Diktilitbang.
Maliki, Z. (2019). Pendidikan kritis profetik: Antara teori dan praktik. Surabaya: LKiS.
Mu’ti, A., & Wibisono, M. Y. (2020). AIK dalam konteks pendidikan tinggi Muhammadiyah. Yogyakarta: UMY Press.
Owens, L. M. D., & Kadakia, C. (2020). Designing for modern learning: Beyond ADDIE and SAM. Alexandria, VA: ATD Press.
Rahman, N. A., et al. (2020). Blended learning: Educational innovation for the 21st century. Selangor: Open University Malaysia Press.
Reigeluth, C. M., et al. (2027). Instructional-design theories and models: Volume IV – The learner-centered paradigm of education. New York, NY: Routledge.
Robbins, S. P., & Coulter, M. (2018). Management (14th ed.). New Jersey, NJ: Pearson Education.
Terry, G. R. (2020). Principles of management. Homewood, IL: Richard D. Irwin Inc. (Reprint).
Yakin, S. (2020). Filsafat pendidikan Islam integratif. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Zainuri, A. (2023). Manajemen pembelajaran. Bengkulu: Literasiologi.
DOI: https://doi.org/10.59818/jpi.v5i6.2362
.png)



