Pengembangan Model PBL Berbasis Pembelajaran Mendalam dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia

Iis Lisnawati - Universitas Siliwangi
Welly Kartadiredja - Universitas Siliwangi
Agi Ginanjar - Universitas Siliwangi

Abstract


This study aims to develop a Deep Learning–based Problem-Based Learning (PBL) model for Indonesian language instruction through a systematic literature review. Deep Learning is conceptualized as an approach that emphasizes comprehensive conceptual understanding, active learner engagement, and the holistic integration of cognitive, affective, and psychomotor processes. The research procedure consisted of four stages: (1) identifying relevant literature on Deep Learning, PBL, and Indonesian language instruction; (2) selecting sources based on inclusion and exclusion criteria; (3) conducting thematic analysis to map key concepts; and (4) synthesizing findings to formulate a model design. The results indicate that PBL is the most suitable model for integrating Deep Learning principles, as it promotes contextual learning, authentic problem-solving, and higher-order thinking skills. The literature review also reveals that three main approaches in Indonesian language instruction Genre Pedagogy, the Scientific Approach, and Content and Language Integrated Learning (CLIL) are highly compatible with Deep Learning principles. Based on these findings, the study proposes a conceptual PBL model grounded in Deep Learning as an alternative framework for developing Indonesian language instruction that is more meaningful, reflective, and oriented toward knowledge construction.

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan mengembangkan model Problem-Based Learning (PBL) berbasis Pembelajaran Mendalam dalam pembelajaran Bahasa Indonesia melalui metode systematic literature review. Pembelajaran Mendalam dipahami sebagai pendekatan yang menekankan pemahaman konsep secara utuh, keterlibatan aktif peserta didik, serta integrasi olah pikir, olah rasa, olah hati, dan olah raga secara holistik. Prosedur penelitian meliputi empat tahap: (1) identifikasi literatur relevan mengenai Pembelajaran Mendalam, PBL, dan pembelajaran Bahasa Indonesia; (2) seleksi sumber berdasarkan kriteria inklusi–eksklusi; (3) analisis tematik untuk memetakan konsep; dan (4) sintesis temuan untuk merumuskan rancangan model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PBL merupakan model yang paling sesuai untuk mengintegrasikan prinsip-prinsip Pembelajaran Mendalam karena mendorong pembelajaran kontekstual, pemecahan masalah autentik, dan proses berpikir tingkat tinggi. Selain itu, kajian literatur menemukan bahwa tiga pendekatan utama dalam pembelajaran Bahasa Indonesia Pedagogi Genre, Pendekatan Saintifik, dan Content and Language Integrated Learning (CLIL) memiliki kompatibilitas kuat dengan prinsip Pembelajaran Mendalam. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini menghasilkan rancangan konseptual model PBL berbasis Pembelajaran Mendalam sebagai alternatif pengembangan pembelajaran Bahasa Indonesia yang lebih bermakna, reflektif, dan berorientasi pada konstruksi pengetahuan.

Keywords


Deep Learning, Problem-Based Learning, Indonesian Language Learning / Pembelajaran Mendalam, Problem Based Learning, Pembelajaran Bahasa Indonesia.

Full Text:

PDF

References


Adnyana, I. K. S. (2025). Deep learning dan pembelajaran berdiferensiasi. Prosiding SANDIBASA III (Seminar Nasional Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia), 3(1), 1–10.

Barzi, A., Istyadji, M., & Sari, M. M. (2025). Implementasi model pembelajaran problem based learning (PBL) berbantuan Wordwall untuk meningkatkan motivasi belajar SMP kelas VII. Journal of Banua Science Education, 6(1), 82–93.

Diputera, A. M., Zulpan, E., & Eza, G. N. (2024). Memahami konsep pendekatan deep learning dalam pembelajaran anak usia dini yang meaningful, mindful, dan joyful: Kajian melalui filsafat pendidikan. Bunga Rampai Usia Emas (BRUE), 10(2), 1–12.

Ekasriadi, I. A. A., & Gunartha, I. W. (2025). Implementasi pendekatan deep learning dalam pembelajaran keterampilan berbicara di depan umum dengan model project-based learning. Prosiding SANDIBASA III (Seminar Nasional Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia), 1–10.

Fatmawati, I. (2025). Transformasi pembelajaran sejarah dengan deep learning berbasis digital untuk Gen Z. Jurnal REVORMA, 5(1), 25–39.

Hariyanti, D. P. D., et al. (2023). Menuju era globalisasi pendidikan: Tantangan dan harapan terhadap mutu pendidikan di Indonesia. Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana UNNES 2023, 222–225.

Haslinda. (2024). Pembelajaran bahasa Indonesia dengan menggunakan model pembelajaran problem based learning berbasis pendidikan karakter kelas VIII SMP Negeri 53 Makassar. INNOVATIVE: Journal of Social Science Research, 4(2), 6505–6512.

Indahri, Y. (2024). Pendekatan deep learning dalam pendidikan dasar dan menengah. Pusat Analisis Keparlemenan Badan Keahlian Setjen DPR RI.

Istanti, W. (2025). Deep learning dalam pembelajaran bahasa Indonesia untuk menciptakan pengalaman belajar yang efektif. Diklat Nasional Mata Pelajaran Bahasa Indonesia, 1–12.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2016). Silabus mata pelajaran sekolah menengah atas/madrasah aliyah/sekolah menengah kejuruan/madrasah aliyah kejuruan (SMA/MA/SMK/MAK): Bahasa Indonesia. Jakarta: Kemdikbud.

Muhtadi, A. (2019). Pembelajaran inovatif. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, P3GTK.

Nurrochmat, D., Prabowo, A. H., & Aryanto. (2024). Penerapan problem based learning untuk meningkatkan keterampilan menulis teks prosedur kelas VII SMP Muhammadiyah PK Surakarta tahun 2023/2024. Wacana: Jurnal Bahasa, Seni, dan Pengajaran, 8(2), 1–15.

Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2024 tentang Kurikulum pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah.

Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2025 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 12 Tahun 2024 tentang Kurikulum pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah.

Putri, R., et al. (2022). Penerapan deep learning dalam pendidikan di Indonesia. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Universitas Pamulang, 2, 97–102.

Sitakar, B., et al. (2024). Langkah-langkah Indonesia dalam menghadapi tantangan global dalam bidang ekonomi. Jurnal Minfo Polgan, 12(2), 2767–2776. https://doi.org/10.33395/jmp.v12i2.13384

Silitonga, T. B. M. (2020). Tantangan globalisasi, peran negara, dan implikasinya terhadap aktualisasi nilai-nilai ideologi negara. Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan, 17(1), 15–28. https://doi.org/10.21831/jc.v17i1.29271

Sujinem. (2025). Memahami implementasi pendekatan pembelajaran mendalam (deep learning) dalam pembelajaran bahasa Inggris untuk SMA. Jurnal REVORMA, 5(1), 54–70.

Suyanto, et al. (2025). Naskah akademik pembelajaran mendalam menuju pendidikan bermutu untuk semua. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Pembelajaran, Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Ulfiah, Z., Dewi, D. A., & Hayat, R. S. (2023). Literasi budaya dan kewargaan: Tantangan globalisasi terhadap identitas nasional dan kebudayaan lokal bangsa Indonesia. Sindoro Cendikia Pendidikan, 2(2), 101–112. https://doi.org/10.9644/sindoro.v2i2.1547

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Wahab, A. (2011). Model-model pembelajaran IPS. Bandung: Rosda Karya.




DOI: https://doi.org/10.59818/jpi.v5i6.2319