Penerapan Model Focus Group Discussion untuk Meningkatkan Kompetensi Keagamaan Siswa SMK Negeri 1 Tarano: Sebuah Studi Kualitatif
Abstract
This study aims to analyze the implementation of Focus Group Discussions (FGDs) in Islamic Religious Education (PAI) learning and its contribution to strengthening the religious competence of students at SMK Negeri 1 Tarano. PAI learning at the vocational high school level still faces the challenge of low student engagement, so more interactive and collaborative strategies are needed. This study used a descriptive qualitative approach involving PAI teachers and 25 grade XI students as participants. Data were collected through observation, interviews, documentation, and competency assessment using cognitive, affective, and psychomotor rubrics. The results showed that the implementation of FGDs significantly increased student engagement, characterized by an active participation rate of 80–88%, the ability to express opinions of 77–83%, and social interaction of 75–81%. Improvements in religious competence were also seen in the cognitive (78–85%), affective (75–82%), and psychomotor (74–80%) aspects. Qualitative findings showed that the small group atmosphere, social closeness, and targeted teacher moderation contributed positively to the smooth discussion, while time constraints were the main obstacles. Overall, the FGDs were effective in deepening understanding, increasing students' confidence in speaking, and encouraging internalization of religious values. This research provides a practical contribution to the development of dialogue- and collaboration-based Islamic Religious Education (PAI) learning models. However, further research is needed with a wider range of schools and duration to strengthen the generalizability of the findings.
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi Focus Group Discussion (FGD) dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) serta kontribusinya terhadap penguatan kompetensi keagamaan siswa SMK Negeri 1 Tarano. Pembelajaran PAI di tingkat SMK masih menghadapi tantangan rendahnya keterlibatan siswa, sehingga diperlukan strategi yang lebih interaktif dan kolaboratif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan melibatkan guru PAI dan 25 siswa kelas XI sebagai partisipan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan penilaian kompetensi menggunakan rubrik kognitif, afektif, dan psikomotorik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi FGD mampu meningkatkan keterlibatan siswa secara signifikan, ditandai oleh tingkat partisipasi aktif 80–88%, kemampuan menyampaikan pendapat 77–83%, serta interaksi sosial 75–81%. Peningkatan kompetensi keagamaan juga terlihat pada aspek kognitif (78–85%), afektif (75–82%), dan psikomotorik (74–80%). Temuan kualitatif memperlihatkan bahwa suasana kelompok kecil, kedekatan sosial, dan moderasi guru yang terarah berkontribusi positif terhadap kelancaran diskusi, sementara keterbatasan waktu menjadi hambatan utama. Secara keseluruhan, FGD efektif dalam memperdalam pemahaman, meningkatkan keberanian berbicara, dan mendorong internalisasi nilai-nilai keagamaan siswa. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis bagi pengembangan model pembelajaran PAI berbasis dialog dan kolaborasi, namun penelitian lebih lanjut diperlukan dengan cakupan sekolah dan durasi yang lebih luas untuk memperkuat generalisasi temuan.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Abas, H. M. (2025). Pengembangan kurikulum PAI di madrasah: Pendekatan melalui focus group discussion. Al-Urwatul Wutsqo: Jurnal Ilmu Keislaman & Pendidikan, 6(1).
Azlansyah, A., & Saparudin, S. (2022). Implementasi metode diskusi dalam pembelajaran di kelas X oleh guru PAI SMA Kapuas Pontianak tahun pelajaran 2022/2023. Jurnal Edukasi, 2(1).
Darniati, G., Karim, H. A., Mustafa, M., & Rahmi, U. (2024). Pengaruh metode focus group discussion terhadap antusias belajar siswa pada mata pelajaran PAI di SMPN 1 Sungai Pua. Al Tarbiyah: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam, 3(1), 1–9. https://doi.org/10.59059/al-tarbiyah.v3i1.1639
Faizun, A., Muspi, Z., & Irwan, I. (2021). Pengaruh metode diskusi dalam meningkatkan motivasi belajar siswa kelas VI pada mata pelajaran PAI di SD Negeri 3 Ampenan. JOEL: Journal of Educational and Language Research, 2(7).
Hendrayani, R. A. (2024). The effectiveness of group discussion method in instilling the value of tauhid to early childhood. Etnopedagogi: Journal of Cultural and Pedagogical Studies.
Ilmawan, T. (2024). Active learning small group discussion method to improve the quality of learning in the scope of Islamic religious education. JIE: Journal of Islamic Education, 9(2).
Latipah, E. (2020). Identifikasi kebutuhan alumni, user, dan stakeholder Prodi PAI melalui focus group discussion (FGD). JPai: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 20(1).
Lubis, R. N. (2023). Efektivitas metode diskusi dalam pembelajaran PAI untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa. Tarbiyah: Jurnal Pendidikan Islam, 2(1), 61–66.
Mirrota, D. D., & rekan. (2024). Increasing understanding of the Islamic religion through group discussion, role-playing, and demonstration for intellectually disabled students. TIJIE: The Indonesian Journal of Islamic Education.
Mustadh’afin, Z., & Suharyat, Y. (2023). Peningkatan keaktifan belajar siswa pada materi PAI melalui metode focus group discussion di kelas XI SMAN 8 Kota Bekasi. Sejahtera: Jurnal Inspirasi Mengabdi untuk Negeri, 2(1), 145–154.
Nur, S. (2024). Pengaruh bimbingan kelompok melalui focus group discussion terhadap pembinaan akhlak siswa SMA Muhammadiyah 1 Unismuh Makassar. Jurnal Konseling (Journal of Guidance & Counseling).
Pediaqu Research Group. (2024). Peran focus group discussion dalam pengumpulan data penelitian pendidikan sosial Islam: Studi pada siswa–guru. Pediaqu: Jurnal Pendidikan Sosial & Humaniora, 3(2).
Ramadhani, Y. F., & Inayati, N. (2023). Focus group discussion (FGD) untuk meningkatkan minat belajar pendidikan agama Islam. Jurnal PAI Raden Fatah, 5(3), 642–656.
Ramlah, R. (2024). Penerapan metode diskusi kelompok sebagai upaya meningkatkan minat dan partisipasi siswa kelas X dalam pembelajaran PAI di SMAN 13 Gowa. JBKPI: Jurnal Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam, 3(2).
Shodiq, M. (2024). Transformation of independent Islamic education: Focus group discussion with MGMP PAI Denpasar. EI: EduIslamica Journal.
Sugianto, H. (2024). Training on teaching methods and media for Islamic educators: Improving pedagogical competencies through FGD. Communautaire: Journal of Community Education.
Trusulo, Y. S. R., Haryono, B., Heryanto, J., & Jap, E. (2024). Penerapan focus group discussion untuk meningkatkan motivasi belajar dan keaktifan siswa dalam kegiatan kerohanian pagi. Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti, 11(3), 717–728.
Yusriani, & Mahdalena, L. (2024). Efektivitas metode diskusi dalam meningkatkan hasil belajar PAI siswa kelas III SMA Negeri 2 Tanah Putih. EduSpirit: Jurnal Pendidikan Kolaboratif, 1(4), 144–148.
Zakoni, M., Sofiyandi, M. A., & Wahyuddin, W. (2023). Penerapan metode pembelajaran diskusi kelompok untuk meningkatkan pemahaman siswa dalam pembelajaran PAI. An-Nahdlah: Jurnal Pendidikan Islam, 4(1).
Zulkarnain, R., & Gusti, A. (2025). Implementation of the focus group discussion (FGD) in PAI learning: A case study at STIQ Amuntai. Al Miyar: Jurnal Ilmu Keislaman & Pendidikan.
DOI: https://doi.org/10.59818/jpi.v5i6.2311
.png)



