PROBLEM TERHADAP PERKEMBANGAN KECERDASAN DAN SOLUSINYA (berdasarkan Agama Islam) (Pendidikan Kecerdasan Spiritual dalam Al-Qur’an Surat Luqman)

Wiwik Aryani - Program Pascasarjana Pendidikan Agama Islam Universitas Islam Nusantara
Iis Salsabilah - Program Pascasarjana Pendidikan Agama Islam Universitas Islam Nusantara
Ece Mubarok - Program Pascasarjana Pendidikan Agama Islam Universitas Islam Nusantara
Saripudin Saripudin - Program Pascasarjana Pendidikan Agama Islam Universitas Islam Nusantara
Dudung Dudung - Program Pascasarjana Pendidikan Agama Islam Universitas Islam Nusantara
Ali Nurdin - Program Pascasarjana Pendidikan Agama Islam Universitas Islam Nusantara

Abstract


A person who is intelligent, his speech will be structured and have value. When he speaks, what comes out are ideas, thoughts, solutions, wisdom, knowledge and dhikr, so that his speech is always beneficial. Intelligence is one of the great gifts from Allah to humans and makes it one of the advantages of humans compared to other creatures. Because with intelligence, humans can continuously maintain and improve their quality of life which is increasingly complex, through the process of thinking and learning continuously. Spiritual intelligence is the ability to give religious meaning to every behavior and activity, through steps and thoughts that are fitrah, towards a whole human being, and has a tauhidi mindset, and is principled "only because of Allah". Spiritual intelligence education in the Qur'an letter al-luqman is as follows: 1. The prohibition of shirk 2. Belief in God's retribution 3. The command to pray 4. Amar ma'ruf and nahi munkar 5. The command to be patient 6. Prohibition of arrogance 7. Be simple in voice and lower your voice.

ABSTRAK

Seseorang yang cerdas, pembicaraan yang ia sampaikan akan terstruktur dan memiliki nilai. Saat dia berbicara, maka yang keluar adalah ide, gagasan, solusi, hikmah, ilmu dan dzikir, sehingga pembicaraannya senantiasa bermanfaat. Kecerdasan merupakan salah satu anugerah besar dari Allah kepada manusia dan menjadikannya sebagai salah satu kelebihan manusia dibandingkan dengan makhluk lainnya. Karena dengan kecerdasannya, manusia dapat terus menerus mempertahankan dan meningkatkan kualitas hidupnya yang semakin kompleks, melalui proses berpikir dan belajar secara terus menerus. Kecerdasan spiritual adalah kemampuan untuk memberi makna ibadah terhadap setiap perilaku dan kegiatan, melalui langkah-langkah dan pemikiran yang bersifat fitrah, menuju manusia yang seutuhnya, dan memiliki pola pemikiran tauhidi, serta berprinsip "hanya karena Allah". Pendidikan kecerdasan spiritual dalam al-Qur’an surat al-luqman yaitu sebagai berikut: 1. Larangan berbuat syirik 2. Kepercayaan kepada pembalasan Allah 3. Perintah shalat 4. Amar ma'ruf dan nahi munkar 5. Perintah untuk sabar 6. Larangan bersifat sombong 7. Sederhanalah dalam bersuara dan merendahkan suara.

Keywords


Educator, PAI, spiritual intelligence. / Pendidik, PAI, kecerdasan spiritual.

Full Text:

PDF

References


Agustian, A. G. (2001). Rahasia sukses membangun kecerdasan emosi dan spiritual ESQ. Jakarta: Arga Wijaya Persada.

An Nahlawi, A. (2015). Pendidikan Islam di rumah, sekolah dan masyarakat. Jakarta: Gema Insani.

Al-Qur'an al-Karim.

Azzet, A. M. (2011). Menjadi guru favorit. Jogjakarta: Ar-Ruzz Media.

Ismail. (2009). Strategi pembelajaran agama Islam berbasis PAIKEM (Cetakan IV). Semarang: Rasail Media Group.

Ma'arif, S. (2007). Revitalisasi pendidikan Islam. Jogjakarta: Graha Ilmu.

Mubarok, A. (2011). Psikologi Qurani. Jakarta: Pustaka Firdaus.

Mujib, A., & Mudzakir, Y. (2002). Nuansa-nuansa psikologi Islami. Jakarta: Rajagrafindo Persada.

Nawawi, M. (2000). Maroqil Ubudiyah (Z. Husein, Trans.). Surabaya: Mutiara Ilmu.

Ramayulis. (2008). Ilmu pendidikan Islam (Cetakan VII). Jakarta: Kalam Mulia.

Safari, T. (2007). Spiritual intelligence. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Suharsono. (2015). Melejitkan IQ, IE, dan IS. Depok: Inisiasi Press.

Sulistami, R., & Manaf, E. M. (2006). Universal intelligence. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Syah, M. (2008). Psikologi pendidikan dengan pendekatan baru (Cetakan XIIII). Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Tafsir, A. (2014). Ilmu pendidikan dalam perspektif Islam (Cetakan XI). Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Umar, B. (2010). Ilmu pendidikan Islam. Jakarta: Amzah.

Zohar, D., & Marshall, I. (2007). SQ. Bandung: Mizan Pustaka.

Zuhairini. (1995). Filsafat pendidikan Islam (Cetakan II). Jakarta: Bumi Aksara.




DOI: https://doi.org/10.59818/jpi.v2i4.224