STRATEGI GURU PAI DALAM MENERAPKAN PENDEKATAN TARBIYAH BIL-‘ADAH UNTUK MEMBENTUK KARAKTER RELIGIUS SISWA DI SMP IP AL BANJARI

Nadia Istianah - IAI Khozinatul Ulum Blora
Achmad Azis - IAI Khozinatul Ulum Blora
Ahmad Rizal - IAI Khozinatul Ulum Blora

Abstract


The development of digital technology and the rapid flow of information pose challenges for Islamic Religious Education (PAI) teachers in shaping students' religious character. This study aims to examine the strategies of PAI teachers in implementing the tarbiyah bil-'adah approach to foster religious character at SMP IP Al-Banjari. The study used a descriptive qualitative approach with data collection through semi-structured interviews, participatory observation, and documentation. The research subjects included PAI teachers, students, parents, and the principal selected using purposive and snowball sampling techniques. Data analysis was carried out through reduction, presentation, and verification of conclusions, complemented by triangulation of sources and methods. The results of the study show that PAI teachers consistently apply tarbiyah bil-'adah through five main strategies: role modelling, habituation, motivation, value integration, and social control. The Islamic boarding school environment supports the internalization of values through routine worship practices, Quranic recitation, collective prayer, and social supervision, while parental involvement strengthens the application of Islamic values. This tarbiyah bil-'adah strategy has proven effective in fostering disciplined worship, politeness, a love of the Quran, and tolerance in students. The research findings provide practical and theoretical contributions to the development of Islamic education-based character education and Islamic boarding school culture, and can serve as a model for other Islamic schools in developing a religious, adaptive, and tolerant generation.

ABSTRAK

Perkembangan teknologi digital dan derasnya arus informasi memberikan hambatan yang dihadapi pendidik PAI dalam menanamkan sifat keberagamaan pada peserta didik. Penelitian ini bertujuan menelaah strategi guru PAI dalam menerapkan pendekatan tarbiyah bil-‘adah untuk menumbuhkan karakter religius di SMP IP Al-Banjari. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara semi-terstruktur, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Subjek penelitian mencakup guru PAI, siswa, orang tua, dan kepala sekolah yang dipilih dengan teknik purposive dan snowball sampling. Analisis data dilakukan melalui pengurangan, penyajian, dan verifikasi kesimpulan, dilengkapi triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan guru PAI secara konsisten menerapkan tarbiyah bil-‘adah melalui lima strategi utama keteladanan, pembiasaan, motivasi, integrasi nilai, dan kontrol sosial. Lingkungan pesantren mendukung internalisasi nilai melalui praktik ibadah rutin, tadarus Al-Qur’an, doa bersama, serta pengawasan sosial, sementara keterlibatan orang tua memperkuat penerapan nilai Islami. Strategi tarbiyah bil-‘adah ini terbukti efektif menumbuhkan kedisiplinan beribadah, kesantunan, kecintaan terhadap Al-Qur’an, dan sikap toleran pada siswa. Hasil studi menyumbangkan peran praktis dan teoritis terhadap kemajuan ranah pendidikan karakter berbasis PAI dan kultur pesantren, serta berpotensi menjadi model bagi satuan pendidikan Islam lain dalam membentuk generasi yang religius, adaptif, dan toleran.


Keywords


Islamic Religious Education Teacher Strategy tarbiyah bil-'adah religiosity slamic Boarding School character education / strategi guru PAI tarbiyah bil-‘adah religiusitas pesantren Pendidikan karakter

Full Text:

PDF

References


Abdul Rahman, & Nasution, B. (2023). Pendidikan akhlak menurut Imam Al-Ghazali dalam Kitab Bidayah al-Hidayah dan relevansinya dengan pendidikan karakter di Indonesia. Symfonia: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 3(2), 137–172. https://doi.org/10.53649/symfonia.v3i2.55

Rahman, A., & Taufik, M. (2024). Menggali dilema etis: Penggunaan teknologi komunikasi digital generasi muda dalam perspektif Islam. Al-Maqrizi: Jurnal Ekonomi Syariah dan Studi Islam, 2(1), 28–38. https://doi.org/10.32493/amq.v2i1.41883

Aldiabat, K. M., & Le Navenec, C.-L. (2018). The qualitative report data saturation: The mysterious step in grounded theory method. The Qualitative Report, 23(1), 245–261. http://nsuworks.nova.edu/tqr/vol23/iss1/18

Amir, & Muthoifin. (2023). Implementasi reward-punishment dan pembinaan rohani dalam meningkatkan motivasi kerja guru SMP Al-Qolam Muhammadiyah Gemolong. Risalah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam, 9(3), 1119–1125.

Annasthasya, D., Alfindoria, I., Rahayu, S., & Khair, O. I. (2025). Metodologi penelitian kualitatif: Tinjauan literatur dalam konteks pendidikan. Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 3(7), 423–429. https://doi.org/10.60126/jim.v3i7.1070

Ardiansyah, A., Wismanto, W., & Sakban, S. (2024). Implementasi pendidikan aqidah akhlak dalam pembentukan karakter religius pada siswa kelas III MI Muhammadiyah Desa Simpang Kubu. Akhlak: Jurnal Pendidikan Agama Islam dan Filsafat, 1(4), 32–45. https://doi.org/10.61132/akhlak.v1i4.87

Arifin, S., & Silvia, M. (2020). Internalisasi kultur pesantren pada pembentukan karakter siswa melalui desain berbasis kelas dan organisasi sekolah. Bidayatuna: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, 3(2), 257. https://doi.org/10.36835/bidayatuna.v3i2.623

Azhari, M. (2024). Integrasi pendidikan karakter berbasis nilai-nilai keislaman di madrasah: Implementasi dan evaluasi. Future Academia: The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced, 2(4), 691–700. https://doi.org/10.61579/future.v2i4.240

Bogor, S. A., & Rahmatussyahtiyah, I. (n.d.). Peran guru pendidikan agama Islam dan budi pekerti dalam mengimplementasikan karakter religius pada peserta didik di SMKN 1 Kota Bogor. 45–54.

Bowen, G. A. (2009). Document analysis as a qualitative research method. Qualitative Research Journal, 9(2), 27–40.

Chusjairi, J. A., & Sudarmanti, R. (2024). Does social media usage reduce the level of religiosity? Jurnal The Messenger, 16(1), 47–61. https://doi.org/10.26623/themessenger.v16i1.8915

Faisol, M. (2022). Aktualisasi media pembelajaran berbasis mobile learning dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada pelajaran PAI dalam menghadapi masa pandemi Covid-19 di SD Negeri 1 Kalimas Kec. Besuki. Trilogi: Jurnal Ilmu Teknologi, Kesehatan, dan Humaniora, 3(1), 30–37. https://doi.org/10.33650/trilogi.v3i1.3672

Fauzi, I., Dimyati Bz, A., & Al Ghifary, M. U. (2022). Pengaruh media sosial dan game online terhadap pelaksanaan ibadah siswa. Jurnal Paedagogy, 9(2), 211. https://doi.org/10.33394/jp.v9i2.4957

Gill, P., & Baillie, J. (2018). Interviews and focus groups in qualitative research: An update for the digital age. British Dental Journal, 225(7), 668–672. https://doi.org/10.1038/sj.bdj.2018.815

Hadi, P., & Fahrurrozi, M. (2023). Sinergitas guru dan orang tua dalam meningkatkan sosio-religius di SD Islam Darul Hijrah Aikmel Utara, 4(1), 62–70.

Haji Dullah, S. N., & Mabud, S. A. (2024). Promoting Islamic education in Brunei society following the implementation of the Shariah Law in 2013. Dinamika Ilmu, 24(2), 149–175. https://doi.org/10.21093/di.v24i2.8408

Hammadah Putri, H., et al. (2024). Strategi guru dan peran orang tua dalam pengembangan agama dan moral anak di era digital. Jurnal Edukasi AUD, 10(2), 83–92. https://doi.org/10.18592/jea.v10i2.14459

Hikmawati, H., Yahya, M., Elpisah, E., & Fahreza, M. (2022). Jurnal Basicedu, 6(3), 4117–4124.

Izza, P. E. N., & Azizi, M. F. A. (2022). Pesantren sebagai wadah building character santri. JDMP (Jurnal Dinamika Manajemen Pendidikan), 6(2), 116–123.

Juwita, J. (2021). Pengaruh pemberian reward terhadap motivasi belajar siswa dalam pembelajaran pendidikan agama Islam. Jurnal Pendidikan Agama Islam Indonesia (JPAII), 2(3), 43–46. https://doi.org/10.37251/jpaii.v2i3.598

Karwadi, & Indrawan, D. (2023). Islamic religious education teacher strategies in internalizing character values in Madrasah Ibtidaiyah students. Jurnal Cakrawala Pendas, 9(2), 242–249. https://doi.org/10.31949/jcp.v9i2.4731

Khomisah, Leksono, A. A., & Nur Kholis, M. M. (2024). Dynamics of the role of PAI teachers in forming religious culture and religious discipline in students. Chalim Journal of Teaching and Learning, 3(2), 138–146. https://doi.org/10.31538/cjotl.v3i2.1113

Maenuroh, K., & Makhful. (2020). Kultur sekolah dalam peningkatan perilaku keagamaan siswa. Alhamra: Jurnal Studi Islam, 1(2), 118–127.

MBA, C. W. A. M. E. (2020). No ??????... Block Caving – A Viable Alternative?, 21(1), 1–9. https://www.golder.com/insights/block-caving-a-viable-alternative/

Muslimah, N., Surana, D., & Rachmah, H. (2024). Internalisasi nilai akhlak karimah pada peserta didik melalui metode keteladanan dan pembiasaan di Madrasah Ibtidaiyah. Potensia: Jurnal Kependidikan Islam, 10(2), 325. https://doi.org/10.24014/potensia.v10i2.34923

Mustofa, A., & Ghofur, A. (2022). Konsepsi pembiasaan sholat dhuha dan membaca Al-Qur’an dalam peningkatan akhlak. Tasyri’: Jurnal Tarbiyah-Syari’ah-Islamiyah, 29(1), 1–10. https://doi.org/10.52166/tasyri.v29i01.155

Orb, A., Eisenhauer, L., & Wynaden, D. (2001). Ethics in qualitative research. Journal of Nursing Scholarship, 33(1), 93–96. https://doi.org/10.1111/j.1547-5069.2001.00093.x

Parker, L. (2018). Using Western social theory: Towards a moral ethnography of Islamic boarding schools in West Sumatra, Indonesia. Asia Pacific Journal on Religion and Society, 2(1), 10–20.

Pendidikan, J., & Volume, I. (2025). Vicratina: Jurnal Pendidikan Islam, 10(2).

Prasetiyo, Y. C., Sutrisno, S., & Arif, M. (2023). Penanaman akhlak melalui pendekatan pembiasaan dalam kegiatan shalat dhuha di SD ITQ As-Syafiiyah Mendut. Tawazun: Jurnal Pendidikan Islam, 16(1), 1–8. https://doi.org/10.32832/tawazun.v16i1.7349

Rahmawati, A., & Yekti, S. (2025). Strategi guru dalam memperkuat karakter religius siswa melalui program sekolah di MTs 05 Kalikuning Tulakan. Borneo Journal of Islamic Education, 5(1), 63–77. https://doi.org/10.21093/bjie.v5i1.10296

Rifki, M., Sauri, S., Abdussalam, A., Supriadi, U., & Parid, M. (2023). Internalisasi nilai-nilai karakter melalui metode keteladanan guru di sekolah. Jurnal Basicedu, 7(1), 89–98.

Rifqi, H., & Sitika, A. J. (2023). Pengaruh pembiasaan shalat dhuha terhadap pembentukan perilaku disiplin siswa kelas VIII di SMPIT Al-Irsyad Al-Islamiyyah Karawang. Tabyin: Jurnal Pendidikan Islam, 5(2), 1–2.

Rochim, A. A., & Khayati, A. (2023). Role of Islamic education teachers in shaping students’ religious character in the digital era. Heutagogia: Journal of Islamic Education, 3(2), 259–269. https://doi.org/10.14421/hjie.2023.32-10

Rosita, D., Prabowo, F., & Istiningsih. (2025). Integrasi nilai-nilai Islam dalam pembentukan karakter siswa melalui pembelajaran IPA di Madrasah Ibtidaiyah. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(2), 284–298.

Saiful Rizal, A. (2023). Inovasi pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar siswa di era digital. Attanwir: Jurnal Keislaman dan Pendidikan, 14(1), 11–28. https://doi.org/10.53915/jurnalkeislamandanpendidikan.v14i1.329

Setia, P., & Dilawati, R. (2024). Religiosity in the digital era and the challenges of hoaxes, post-truth and radicalism on social media. Jurnal Iman dan Spiritualitas, 4(1), 67–76. https://doi.org/10.15575/jis.v4i1.33230

Shodiq, M., & Kuswanto. (2022). Strategi pembentukan karakter religius siswa melalui kegiatan keagamaan di SMA Negeri 1 Wonosari. Jurnal Study Islam, 8(2), 6.

Sinaga, D. Y., & Setiawan, H. R. (2024). Program pembelajaran literasi Al-Qur’an dalam peningkatan kualitas bacaan Al-Qur’an siswa di SMP Muhammadiyah 57 Medan. Risalah, 10(1), 27–38. https://doi.org/10.31943/jurnal_risalah.v10i1.1167

Sugiarti, S., & Abdurrahman, D. (2024). Integration of worship jurisprudence in elementary school religious education through an integrated and holistic approach. Journal of Elementary Education: Strategies, Innovations, Curriculum, and Assessment, 1(1), 1–15. https://doi.org/10.61580/jeesica.v1i1.27

Syakiroh, I., Nurazizah, N., & Nurhalipah, N. (2023). Strategi penanaman nilai PAI dalam membentuk karakter religius di era globalisasi. Al-Kainah: Journal of Islamic Studies, 2(2), 79–90. https://doi.org/10.69698/jis.v2i2.330




DOI: https://doi.org/10.59818/jpi.v5i6.2156