Kontribusi Pendidikan Agama Islam dan Pendidikan Kewarganegaraan terhadap Pencapaian SDGs 2030

Zuraida Zuraida - Universitas Malikussaleh
Makmur Makmur - Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Poso
Nuraini Nuraini - MIN 34 Aceh Utara
Nurlaila Nurlaila - Universitas Malikussaleh
Arizqi Pratama - Universitas Darunnajah
Karimuddin Lawang - Universitas Islam Al-Aziziyah Indonesia (UNISAI)

Abstract


This article explores the contribution of Islamic Religious Education (PAI) and Civic Education (PKn) to the achievement of the Sustainable Development Goals (SDGs) 2030, particularly Goal 4 (quality education) and Goal 16 (peace, justice, and strong institutions). Employing a literature review method, this study examines scholarly works related to the roles of PAI and PKn in strengthening character, morality, civic literacy, as well as national and religious values. The findings reveal that PAI fosters ethics, spirituality, and religious moderation, while PKn emphasizes democracy, tolerance, and legal awareness. Their synergy creates an educational model that shapes citizens who are both religious and democratic, thus aligning with the objectives of the SDGs 2030. This research contributes theoretically by enriching integrative literature on PAI and PKn, and practically by providing implications for strengthening the national education curriculum based on character, nationalism, and religious values.

ABSTRAK

Artikel ini membahas kontribusi Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) 2030, khususnya tujuan ke-4 (pendidikan berkualitas) dan tujuan ke-16 (perdamaian, keadilan, dan kelembagaan yang kuat). Penelitian ini menggunakan metode kajian pustaka dengan menelaah berbagai literatur terkait peran PAI dan PKn dalam penguatan karakter, moralitas, civic literacy, serta nilai-nilai kebangsaan dan religiusitas. Hasil kajian menunjukkan bahwa PAI berperan dalam menanamkan akhlak, spiritualitas, dan moderasi beragama, sedangkan PKn menekankan demokrasi, toleransi, dan kesadaran hukum. Sinergi keduanya menghasilkan model pendidikan yang mampu membentuk warga negara religius sekaligus demokratis, sehingga relevan dengan pencapaian SDGs 2030. Penelitian ini menawarkan kontribusi teoritis berupa pengayaan literatur integratif PAI-PKn serta implikasi praktis bagi penguatan kurikulum pendidikan nasional berbasis karakter, kebangsaan, dan nilai keagamaan.

Keywords


Islamic Religious Education, Civic Education, SDGs 2030 / Pendidikan Agama Islam, Pendidikan Kewarganegaraan, SDGs 2030.

Full Text:

PDF

References


Abdullah Lawang, K., Karimuddin, K., Ismail, D., Erliana, L., Subki, S., Aji, Y. A., & Syahrul, F. (2024). Building parental awareness of children’s education expenses in the Indonesian community in Kuala Lumpur, Malaysia. Teumulong: Journal of Community Service, 2(3), 113–122. https://doi.org/10.62568/jocs.v2i3.127

Aji, Y. A. (2025). Strategies for developing the disciplinary character of santri at Dayah Jamiah Al-Aziziyah Batee Iliek Samalanga. International Conference on Research and Community Services, 4(1), 205–219.

Elga Mawarni Santoso, E. M., Efendi, C. N., Ramadhani, R. N., Suryaningsi, S., & Sahwi, F. A. (2022). Pendidikan kewarganegaraan sebagai instrumen strategis dalam membentuk identitas bangsa. Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, 14(229021485001).

Fajri, N., Ramadhan, M. N., Palani, H., & Yazid, E. K. (2021). Kajian disabilitas, tinjauan peningkatan akses dan taraf hidup penyandang disabilitas Indonesia: Aspek sosioekonomi dan yuridis.

Fitriyah, A. W., Bahzar, M., Ningsih, I. W., & Aji, Y. A. (2024). The role of Islamic religion teachers in overcoming egocentrism among students at Madrasah Ibtidaiyah Ibrahimy. At-Tur??: Jurnal Studi Keislaman, 11(2), 193–209. https://doi.org/10.33650/at-turas.v11i2.9674

Khoiriyah, K., Suteja, J., Rintaningrum, R., Ningrum, D. A., & Aji, Y. A. (2025). Haul as a medium for character education: Building local wisdom through Kiai tradition. Mimbar Agama Budaya, 42(1), 44–53. https://doi.org/10.15408/mimbar.v42i1.46282

Lawang, K. A. (2025). The role of Islamic law in promoting inclusive and quality education to achieve the SDGs 2030. Jurnal Kolaboratif Akademika, 2(1), 1–5. https://doi.org/10.26811/6ffc7z02

Makmur, M. G., Robi’ah, R., Dyah, R., Muslimin, M., & Aji, Y. A. (2025). Penerapan nilai-nilai Islam dalam etika profesi kesekretariatan di lembaga pendidikan Islam. Jurnal Al-Fikrah, 14(1), 1–15. https://doi.org/10.54621/jiaf.v14i1.1031

Mumpuni, D. A., Muhibbin, A., Magister Pendidikan Dasar, & Universitas Muhammadiyah Surakarta. (2025). Penguatan karakter kebangsaan melalui pendidikan kewarganegaraan (PKn) pada siswa kelas V sekolah dasar. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(1), 138–151. https://doi.org/10.23969/jp.v10i01.21650

Nafasabilla, Z., Yohamintin, Y., Mutsaqofah, M. B., Dianita, D., Syaqina, W., Fadhilah, H. K., & Aji, Y. A. (2025). Educational program: Preventive measures for moral degradation in elementary school children (Alpha Generation). GSCE: Global Sustainability and Community Engagement, 1(2), 75–82. https://doi.org/10.62568/gsce.v1i2.231

Nurazizah, T. S., Ulfiah, Z., Dewi, D. A., & Hamid, S. I. (2021). Membangun karakter bangsa melalui pendidikan kewarganegaraan di sekolah. Jurnal Basicedu, 5(6), 5405–5415. https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i6.1671

Nurhabibi, A., Ismail, D., Kuswandi, D., Dewi, A. F. G. A., & Aji, Y. A. (2025). Strategi lembaga pendidikan Islam dalam membentuk karakter siswa di era digital. Jurnal Pendidikan Indonesia, 5(2), 249–258. https://doi.org/10.59818/jpi.v5i2.1527

Nuryana, Z., & Asmorojati, A. W. (2022). Anti-corruption action: A project-based anti-corruption education model during COVID-19. Frontiers in Education, 7. https://doi.org/10.3389/feduc.2022.907725

Pradana, Y. (2021). Kampanye nilai-nilai antikorupsi melalui pembelajaran pendidikan kewarganegaraan. PKn Progresif, 16(2), 76–85. https://doi.org/10.20961/pknp.v16i2.49749

Zahro, R. A., Aurelia, R. Z., As’syurah, N. D., & Suryaningsi, S. (2025). Menyisipkan ideologi nasionalisme dalam gaya hidup modern anak muda. Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, 14(2).

Rintaningrum, R., Makmur, M., Sari, M. E., Munawar, S., Wulandari, S., & Aji, Y. A. (2025). Konseptualisasi strategi komunikasi Islam dalam merespons isu negatif terhadap lembaga pendidikan keislaman di era digital. Jurnal An-Nasyr: Jurnal Dakwah dalam Mata Tinta, 12(1), 15–30.

Suryaningsi, S., Alim, S., Wingkolatin, W., & Jamil, J. (2016). Pendidikan kewarganegaraan. Academica.

Syafruddin, S., Muhyiddin, M., Mahmudin Nst, A., Wingkolatin, W., Rintaningrum, R., & Aji, Y. A. (2025). The application of Islamic critical thinking in inquiry-based learning in traditional Islamic educational institutions. Scaffolding: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme, 7(1), 860–874. https://doi.org/10.37680/scaffolding.v7i1.7264

Auly, S. N., Anandhea, Q., Dzatirrajwa, H., & Suryaningsi, S. (2025). Perlindungan hak asasi manusia di Indonesia: Antara prinsip konstitusional dan realitas praktis. Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, 14(2).

Taopan, N. F., Ly, P., & Lobo, L. (2020). Peran Forum Kerukunan Umat Beragama dalam meningkatkan kualitas sikap hidup toleransi. Jurnal Pendidikan PKN (Pancasila dan Kewarganegaraan), 1(1). https://doi.org/10.26418/jppkn.v1i1.40086

Varzakas, T., & Smaoui, S. (2024). Global food security and sustainability issues: The road to 2030 from nutrition and sustainable healthy diets to food systems change. Foods, 13(2), 1–29. https://doi.org/10.3390/foods13020306

Youth, S. D. G., & Summer Camp. (n.d.). The 2030 Agenda for Sustainable Development’s 17 Sustainable Development Goals (SDGs).




DOI: https://doi.org/10.59818/jpi.v5i6.2138