ANALISIS PENGETAHUAN SISWA PONDOK PESANTREN TENTANG SIMBOL BAHAN KIMIA BERBAHAYA PADA GLOBALLY HARMONIZED SYSTEM (GHS)
Abstract
Chemistry is a branch of science that requires students to carry out practical activities. These activities are carried out in special places such as laboratories. Occupational health and safety are important aspects that need to be considered in carrying out practical activities. To avoid or minimize accidents, an understanding of the Globally Harmonized System (GHS) is required. This study aims to describe the condition of students' knowledge and understanding of the symbols in the GHS and how to manage hazardous materials in the laboratory. The method used in this study is qualitative with data collection techniques through observation, interviews and documentation which are then analyzed using the Miles & Huberman model (Reduction, Presentation, and conclusion drawing). The validity of the data is tested through triangulation of sources and techniques. The results of the study show that 91% of students at the Syafa'aturrasul Islamic Boarding School know the GHS symbols. This finding confirms the importance of knowledge and understanding of the GHS, hazard symbols on chemicals and how to manage them for occupational health and safety.
ABSTRAK
Kimia merupakan salah satu cabang ilmu pengetahuan yang mengharuskan siswa untuk melakukan kegiatan praktikum. Kegiatan ini dilaksanakan di tempat khusus seperti laboratorium. Kesehatan dan keselamatan kerja merupakan bagian penting yang perlu diperhatikan dalam pelaksanaan kegiatan praktikum. Untuk menghindari atau meminimalisir terjadinya kecelakaan, maka dibutuhkan pemahaman tentang Globally Harmonized System (GHS). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kondisi pengetahuan dan pemahaman siswa tentang simbol-simbol dalam GHS dan bagaimana pengelolaan bahan berbahaya di laboratorium. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi yang kemudian dianalisis menggunakan model Miles & Huberman (Reduksi, Penyajian, dan penarikan kesimpulan). Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 91% siswa Pondok Pesantren syafa’aturrasul mengetahui simbol GHS. Temuan ini menegaskan bahwa pentingnya pengetahuan dan pemahaman tentang GHS, simbol bahaya pada bahan kimia serta bagaimana pengelolaannya demi kesehatan dan keselamatan kerja.Keywords
Full Text:
PDFReferences
Anelda, U. V., Jannati, P., Malahati, F., & Qathrunnada, S. (2023). Kualitatif: Memahami karakter penelitian sebagai metodologi. Jurnal Pendidikan Dasar, 11(2), 341–348.
Anggraini, N. L., Isabella, M., Halidah, N., Devidhavyasa, A., & Siahaan, C. E. E. (2023). Klasifikasi bahan berbahaya dan beracun di Laboratorium X dengan menggunakan Hazmat Tool. Journal of Community Service (JCOS), 1(2), 33–44.
Atma, H. M., Sujoso, A. D. P., & Nugraha, A. S. (2024). Risk identification of hazardous biological and chemistry substances in work safety efforts. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 23(2), 191–199.
Boman, A., Miquel, M., Andersson, I., & Slunge, D. (2024). The effect of information about hazardous chemicals in consumer products on behavior: A systematic review. Science of the Total Environment, 1–15. Elsevier.
Hadi, A. A., Ruliati, L. P., & Salmun, J. A. R. (2023). Analisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kecelakaan kerja pada pekerja di laboratorium kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Timur. Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan, 13(4).
Khairunnas, Max, A., & Candra, L. (2021). Analisis resiko paparan bahan kimia di laboratorium kimia dasar SMK Farmasi Ikasari Pekanbaru tahun 2020. Media Kesmas (Public Health Media), 1(3), 1043–1054.
Muliaan, B. Z. N., Pandowo, M. H. Ch., & Mintarjo, C. M. O. (2024). Evaluasi penerapan reward terhadap peningkatan kerja karyawan di Rumah Makan Tepi Pantai. Jurnal EMBA, 12(1), 145–150.
Nadillah, S., Nuraeni, S., & Oktorida, R. (2022). Pentingnya memahami bahaya bahan kimia serta hubungannya dengan kesehatan dan keselamatan kerja di laboratorium. Jurnal Analisis Laboratorium Medik, 7(1), 15–22.
Normah, Adhiyanti, N., Yulianti, D. H., Pertiwi, G. F., & Fazira, Y. (2024). Efektivitas sosialisasi bahaya bahan kimia melalui simbol Globally Harmonized System (GHS) dan lembar keselamatan (SDS) pada siswa sekolah menengah atas. Jurnal Abdimas Prakasa Dakara, 4(2), 154–163.
Piawi, K., Ningrat, N. W., Marthisza, Z. A., & Afrinola, D. (2025). Pengelolaan laboratorium di UIN Sultan Syarif Kasim Riau. JEDCHEM (Journal Education and Chemistry), 7(1), 1–4.
Pratiwi, A., Sukmandari, E. A., & Rejeki, D. S., Saputra, I. A. A. (2024). Edukasi keselamatan dan kesehatan kerja (K3) laboratorium pada siswa jurusan farmasi di SMK Harapan Bersama Kota Tegal. Jurnal Abdimas Bhakti Indonesia, 3(2), 40–50.
Purwanti, R. (2022). Penanganan bahan kimia berbahaya pada produk rumah tangga di Padukuhan Gandok, Sleman. Jurnal Pengabdian Masyarakat Permata Indonesia (JPMPI), 2(1), 1–6.
Putra, A. Y., & Mairizki, F. (2020). Sosialisasi keselamatan dan keamanan laboratorium IPA di SMA 1 Pangkalan Baru, Kampar. Dinamisia: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 4(4), 737–742.
Rahmadani, N., & Syafri, M. (2024). Hubungan antara paparan bahan kimia berbahaya di lingkungan kerja dan risiko kesehatan pada pekerja industri. Jurnal Mitra Sehat, 14(2), 728–732.
Sanusih, D. K., Yuliana, D., & Muliyah, M. (2024). Analisis pengetahuan siswa SMAN X Kota Tangerang Selatan mengenai konsep keselamatan dan kesehatan kerja (K3) laboratorium biologi. Journal of Natural Sciences, 5(2), 95–103.
Ule, M. Y., Kusumaningtyas, L. E., & Widyaningrum, R. (2023). Studi analisis kemampuan membaca dan menulis peserta didik. Widya Wacana: Jurnal Ilmiah, 18(1), 1–28.
United Nations. (2023). Globally harmonized system of classification and labelling of chemicals (GHS) (10th rev. ed.). New York and Geneva: United Nations.
Zuhra, F., & Nurhayati, S., & Septiani. (2021). Pengenalan alat-alat laboratorium IPA untuk meningkatkan keterampilan proses sains siswi di era new normal. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 5(2), 396–404.
DOI: https://doi.org/10.59818/jpi.v5i5.2111
.png)



