Implementasi Literasi Sains dalam Meningkatkan Pembelajaran Ilmu Alamiah Dasar Mahamahasiswa STAI Islamic Centre Demak
Abstract
Scientific literacy is an important component of Basic Science Education, which plays an important role in improving conceptual understanding and improving student learning outcomes. Science literacy includes the ability of students to understand, analyze, and apply scientific concepts in real-life situations. This study aims to examine the implementation of science literacy in fostering better understanding and academic achievement in Basic Science subjects. This study uses a literature review and descriptive analysis from various academic sources related to scientific literacy and Basic Natural Science learning. The results showed that science literacy contributes significantly to improving students' critical thinking skills, problem solving, and learning motivation. The conclusion of this study emphasizes the importance of implementing learning strategies that support the development of science literacy to improve the quality of Basic Natural Science education at the student level.
ABSTRAK
Literasi ilmiah adalah komponen penting dari Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam Dasar, yang memainkan peran penting dalam meningkatkan pemahaman konseptual dan meningkatkan hasil belajar mahasiswa. Literasi sains mencakup kemampuan mahasiswa untuk memahami, menganalisis, dan menerapkan konsep-konsep ilmiah dalam situasi kehidupan nyata. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi literasi sains dalam menumbuhkan pemahaman dan prestasi akademik yang lebih baik pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam Dasar. Penelitian ini menggunakan tinjauan literatur dan analisis deskriptif dari berbagai sumber akademis yang berkaitan dengan literasi ilmiah dan pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam Dasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi sains berkontribusi secara signifikan dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis, pemecahan masalah, serta motivasi belajar mahasiswa. Kesimpulan dari penelitian ini menekankan pentingnya penerapan strategi pembelajaran yang mendukung pengembangan literasi sains guna meningkatkan kualitas pendidikan Ilmu Alamiah Dasar di tingkat Mahasiswa.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Anisa, A. R., Ipungkarti, A. A., & Saffanah, K. N. (2021). Pengaruh kurangnya literasi serta kemampuan dalam berpikir kritis yang masih rendah dalam pendidikan di Indonesia. Current Research in Education: Conference Series Journal, 1(1), 1–12.
Banila, L., Lestari, H., & Siskandar, R. (2021). Penerapan blended learning dengan pendekatan STEM untuk meningkatkan kemampuan literasi sains mahasiswa pada pembelajaran ilmu alamiah dasar di masa pandemi Covid-19. Journal of Biology Learning, 3(1), 25. https://doi.org/10.32585/jbl.v3i1.1348
Fuadi, H., Robbia, A., Jamaluddin, J., & Jufri, A. (2020). Analisis faktor penyebab rendahnya kemampuan literasi sains mahasiswa. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 5(2), 108–116. https://doi.org/10.29303/jipp.v5i2.122
Fasasi, R. A. (2017). Effects of ethno-science instruction, school location, and parental educational status on learners' attitude towards science. International Journal of Science Education, 39(5), 548–564. https://doi.org/10.1080/09500693.2017.1296599
Gusnita, Arsya, & Pane, F. H., & Fitri, R. (2022). Implementasi literasi sains dalam pembelajaran ilmu alamiah dasar SMA. Prosiding Semnas Bio UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, 929–937.
Handayani, N., & Jumadi, J. (2021). Analisis pembelajaran IPA secara daring pada masa pandemi Covid-19. Jurnal Pendidikan Sains Indonesia, 9(2), 217–233. https://doi.org/10.24815/jpsi.v9i2.19033
Handayani, T., Winarni, E., & Koto, I. (2021). Pengembangan media komik digital berbasis STEM dalam meningkatkan kemampuan literasi sains mahasiswa. Jurnal Pembelajaran Dan Pengajaran Pendidikan Dasar, 4(1), 22–29. https://doi.org/10.33369/dikdas.v4i1.14630
Handayani, N. N. L. (2015). Membangun masyarakat melek sains berkarakter bangsa melalui pembelajaran. Prosiding Seminar Nasional MIPA, 364–368.
Herizal, H., Mellyzar, M., & Novita, N. (2020). Literasi numerasi ditinjau dari pengetahuan dan self-efficacy calon dosen matematika. CV. AA. Rizky.
Irsan, I. (2021). Implementasi literasi sains dalam pembelajaran IPA di sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 5(6), 5631–5639. https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i6.1682
Kristyowati, R., & Purwanto, A. (2019). Pembelajaran literasi sains melalui pemanfaatan lingkungan. Scholaria: Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 9(2), 183–191. https://doi.org/10.24246/j.js.2019.v9.i2.
Karnasih, I. (2015). Analisis kesalahan Newman pada soal cerita matematis. Jurnal Paradikma, 8(1), 37–51.
Melani, W., Rahayu, H., & Sunandar, A. (2022). Pengembangan perangkat pembelajaran berbasis digital dengan aplikasi Articulate Storyline untuk melatih literasi sains. Pedagogi Jurnal Ilmu Pendidikan, 22(2), 127–133. https://doi.org/10.24036/pedagogi.v22i2.1402
Novita, N., Mellyzar, M., & Herizal, H. (2021). Asesmen nasional (AN): Pengetahuan dan persepsi calon dosen. JISIP (Jurnal Ilmu Sosial Dan Pendidikan, 5(1), 172–179. https://doi.org/10.36312/jisip.v5i1.1568
Latip, A., & Faisal, A. (2021). Upaya peningkatan literasi sains mahasiswa melalui media pembelajaran IPA berbasis komputer. Jurnal Pendidikan Uniga, 15(1), 444. https://doi.org/10.52434/jp.v15i1.1179
Latip, A., Rahmaniar, A., Burhanudin, B., & Permatasari, D. (2021). Analisis literasi sains mahasiswa calon dosen IPA tingkat pertama ditinjau dari latar belakang pendidikan SMA dan SMK. Phenomenon Jurnal Pendidikan MIPA, 11(2), 189–202. https://doi.org/10.21580/phen.2021.11.2.9667
Laksono, K., & Retnaningdyah, P. (2018). Literacy infrastructure, access to books, and the implementation of the school literacy movement in primary schools in Indonesia. IOP Conference Series: Materials Science and Engineering, 296(1). https://doi.org/10.1088/1757-899X/296/1/012045
OECD. (2016). PISA 2015 assessment and analytical framework: Science, reading, mathematic and financial literacy. OECD Publishing.
Pangesti, F. T. P. (2018). Menumbuhkembangkan literasi numerasi pada pembelajaran matematika dengan soal HOTS. Jurnal Ideal Mathedu, 5(9), 565–575.
Putra, I., Pujani, N., & Juniartina, P. (2018). Pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw terhadap pemahaman konsep IPA mahasiswa. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Sains Indonesia (JPPSI), 1(2), 80. https://doi.org/10.23887/jppsi.v1i2.17215
Radhifah, & Ramayawati. (2023). Penerapan literasi sains dalam pembelajaran ilmu alamiah dasar bagi mahasiswa di era 4.0. Prosiding SEMNAS BIO 2023 UIN Raden Fatah Palembang. ISSN: 2809-8447.
Ramdani, A., Jufri, A., & Jamaluddin, J. (2020). Pengembangan media pembelajaran berbasis Android pada masa pandemi Covid-19 untuk meningkatkan literasi sains mahasiswa. Jurnal Kependidikan Jurnal Hasil Penelitian Dan Kajian Kepustakaan Di Bidang Pendidikan Pengajaran Dan Pembelajaran, 6(3), 433. https://doi.org/10.33394/jk.v6i3.2924
Rohmawati, I. H., & Gayatri, Y. (2020). Analisis literasi sains pembelajaran abad XXI pada mata pelajaran ilmu alamiah dasar SMA di Gresik. Jurnal Pedago Ilmu Alamiah Dasar, 8(1), 38–48.
R, N., Rinanto, Y., & Ramli, M. (2019). Scientific literacy profile in Ilmu Alamiah Dasarcal science of high school students. JPBI (Jurnal Pendidikan Ilmu Alamiah Dasar Indonesia), 5(1), 9–16. https://doi.org/10.22219/jpbi.v5i1.7080
Rahayu, S. (2017). Mengoptimalkan aspek literasi dalam pembelajaran kimia abad 21. Prosiding Seminar Nasional Kimia UNY, 183–188.
Siagian, R. C. (2022). Inovasi pembelajaran di abad 21 (Book Chapter). Sukoharjo: Pradina Pustaka.
Sutrisna, N. (2021). Analisis kemampuan literasi sains mahasiswa SMA di Kota Sungai Penuh. Jurnal Inovasi Penelitian, 1(12), 2683–2694. https://doi.org/10.47492/jip.v1i12.530
Sherly, S., Dharma, E., & Sihombing, H. B. (2021). Merdeka belajar: Kajian literatur. Urban Green Conference Proceeding Library, 183–190.
Semilarski, H., & Laius, A. (2021). European Journal of Educational Research, 10(4), 1907–1918.
Sihaloho, F. A. S., Martono, T., & Daerobi, A. (2019). The implementation of school literacy movement at the senior high school. International Journal of Educational Research Review, 4(1), 88–96. https://doi.org/10.24331/ijere.486907
Sumarni, W., Rusilowati, A., & Susilaningsih, E. (2017). Chemical literacy of teaching candidates studying the integrated food chemistry ethnosciences course. Journal of Turkish Science Education (TUSED), 14(3).
Situmorang, R. P. (2016). Integrasi literasi sains mahasiswa dalam pembelajaran sains. Satya Widya, 32(1), 49–56. https://doi.org/10.24246/j.sw.2016.v32.i1.
Turiman, P., Omar, J., Daud, A. M., & Osman, K. (2012). Fostering the 21st century skills through scientific literacy and science process skills. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 59, 110–116. https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2012.09.253
Warmadewi, I. (2022). Penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbasis literasi sains dalam pembelajaran IPA. Jurnal Pendidikan MIPA, 12(2), 325–331. https://doi.org/10.37630/jpm.v12i2.600
Watini, S. (2019). Pendekatan kontekstual dalam meningkatkan hasil belajar sains pada anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(1), 82–90. https://doi.org/10.31004/obsesi.v3i1.111
Yaqin, M. A., Astuti, E., Anggraini, C. E. A., & Hidayatullah, A. F. (2020). Integrasi ayat-ayat Al-Qur’an dalam pembelajaran sains (Ilmu Alamiah Dasar) berdasarkan pemikiran Ian G. Barbour. Jurnal Kajian Pendidikan Sains, 6(1), 78–83. https://doi.org/10.32699/spektra.v6vi1i.119
DOI: https://doi.org/10.59818/jpi.v4i5.1302
.png)



