Kesalehan Ekologis Dalam Perpektif Qur’an Dan Pengamalannya Pada Institusi Pendidikan Islam

Dolly sutiyan - Universitas Muhammadiyah Surakarta
Kharis Nugroho - Universitas Muhammadiyah Surakarta
Suharjianto Suharjianto - Universitas Muhammadiyah Surakarta
Ainur Rhain - universitas Muhammadiyah Surakarta

Abstract


The Environmental crisis is an issue that is of global concern. Environmental damage due to activities and failures in environmental management is getting worse daily. Starting from mistakes in waste management that cause waste to pile up in rivers causing flooding that harms material and even loss of life. Coupled with mining and industrial activities that cause massive environmental damage and a prolonged climate crisis. The existence of humans who instead of being caliphs on earth are a threat to the environment. Therefore, a character of ecological piety is needed that builds a sense of love and care for Muslims towards the environment based on faith. This study aims to explain the Concept of Ecological Piety as seen through the perspective of Qur'anic interpretation and the method of implementing this character in Islamic educational institutions. This study uses a qualitative approach and literature study by collecting books of interpretation from leading scholars, relevant books, and journals. Ecological piety is important as an Islamic character that thinks about and pays attention to the environment based on faith in Allah SWT. Someone who has a character of ecological piety is able to understand and comprehend the principles of faith as follows: 1) Nature is a home where human life takes place. 2) Humans are caliphs on earth who will be inherited by nature. 3) Nature is also a fellow living creature created by God. 4) Utilize nature as well as possible and responsibly. 5) Nature is a sign of God's greatness and a means of strengthening faith. 6) Prohibition on destroying nature. 7) Allah will punish humans who destroy nature. The instillation of ecological piety character at the Mahmud Marzuki Islamic Boarding School is by implementing the Eco-pesantren concept and providing facilities and infrastructure that support the formation of ecological piety character of students.

ABSTRAK

Krisis lingkungan merupakan isu yang menjadi perhatian dunia. Kerusakan lingkungan dampak aktifitas dan kegagalan dalam pengelolaan lingkungan semakin hari semakin menjadi-jadi. Dari mulai kesalahan dalam pengelolaan sampah yang mengakibatkan sampah menumpuk di sungai penyebab banjir yang merugikan materi hingga kehilangan nyawa. Ditambah lagi dengan aktifitas pertambangan dan industri yang mengakibatkan kerusakan lingkungan secara massif dan krisis iklim berkepanjangan. Keberadaan manusia yang alih-alih menjadi khalifah dimuka bumi malah menjadi ancaman bagi lingkungan. Maka diperlukan karakter kesalehan ekologis yang membangun rasa cinta dan peduli umat islam terhadap lingkungan berlandaskan keimanan. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan Konsep Kesalehan Ekologis yang dilihat melalui perspektif tafsir Qur’an serta metode penerapan karakter tersebut di institusi Pendidikan islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan studi literatur dengan mengumpulkan kitab-kitab tafsir pada ulama terkemuka, buku dan jurnal yang relevan. Kesalehan ekologis menjadi penting sebagai karakter islami yang memikirkan dan memperhatikan lingkungan dengan basis keimanan pada Allah SWT. Seseorang yang memiliki karakter kesalehan ekologis yaitu dapat memahami dan mengerti prinsip-prinsip keimanan sebagai berikut: 1) Alam adalah rumah tempat berlangsungnya hidup manusia. 2) Manusia adalah khalifah dibumi yang akan diwarisi alam. 3) Alam juga merupakan sesama makhluk hidup ciptaan tuhan. 4) Memanfaatkan alam sebaik mungkin dan bertanggung jawab. 5) Alam merupakan tanda kebesaran tuhan dan sarana mempertebal keimanan. 6) Larangan merusak alam. 7) Allah akan memberikan hukuman kepada manusia perusak alam. Penanaman karakter kesalehan ekologis di Pondok Pesantren Mahmud Marzuki yaitu dengan menerapkan konsep Eco-pesantren dan menyediakan sarana dan prasarana yang menunjang pembentukan karakter kesalehan ekologis santri.


Keywords


Ecological Piety, Environmental Interpretation, Character Education / Kesalehan Ekologis, Tafsir Lingkungan, Pendidikan Karakter

Full Text:

PDF

References


Abdurahman, A., Marzuki, K., Yahya, M. D., Asfahani, A., Pratiwi, E. A., & Adam, K. A. (2023). The effect of smartphone uses and parenting style on the honest character and responsibility of elementary school students. Jurnal Prima Edukasia, 11(2), 247–257. https://doi.org/10.21831/jpe.v11i2.60987

Ade Jamarudin. (2010). Fiqhul Ta’amul ma’al Walidain, Asy Syaikh Al Muhaddist Musthofa Al ‘Adawi hafizhahullah. Jurnal Ushuluddin, 16(2), 136–151.

Agussalim, M. S., Ariana, A., & Saleh, R. (2023). Kerusakan lingkungan akibat pertambangan nikel di Kabupaten Kolaka melalui pendekatan politik lingkungan. Palita: Journal of Social Religion Research, 8(1), 37–48. https://doi.org/10.24256/pal.v8i1.3610

Agustina, A. (2021). Perspektif hadis nabi saw mengenai kebersihan lingkungan. Jurnal Penelitian Ilmu Ushuluddin, 1(2), 96–104. https://doi.org/10.15575/jpiu.12206

Agustina Dewi S. (2019). Pembangunan berbasis lingkungan dalam pandangan Islam: Suatu tinjauan ekofeminisme. AnCoMs, 3(1), 111–117.

Akmalia, V. K., Rulita Dyah Nawangsih, R. D., Wardani, K., & Cahyandaru, P. (2023). Strategi penguatan literasi lingkungan melalui budaya sekolah di Sekolah Dasar. Indonesian Journal of Educational Management and Leadership, 1(2), 184–196. https://doi.org/10.51214/ijemal.v1i2.575

Akromusyuhada, A. (2023). Akhlak terhadap lingkungan perspektif Islam. Jurnal Multidisiplin Ilmu, 2(4), 1103.

Al-Âlusî, A. S. S. al-D. al-S. M. al-F. (2000). Rûh al-Ma’ânî fî Tafsîr al-Qurân al-Âzhîm wa Sab’? al-Matsânî. Dar Al Fikr.

Al-Ashfahani, A.-R. (2017). Al-Mufradat fi Gharibil Qur’an (Ahmad Zaini Dahlan, Trans.). Pustaka Khazanah Fawaid.

Al-Baghawi, A. M. M. (1997). Mu’alimu al-Tanzil Fi Tafsir al-Qur’an. Dar Thayyibatun linnasyri wa al-tauzi’.

Al-Jauz?, J. ‘Abdu al-R. (n.d.). Z?d al-Mas?r F? ‘Ul?mi al-Tafs?r (Jilid I). Dâr alFikr.

Al-Nabhani, T. (1990). al-Nizâm al-Iqtisadi fi al-Islâm. Dar al-Ummah.

Al-Qaradhawi, Y. (2001). Islam Agama Ramah Lingkungan (A. Hakam Shah et al., Trans.). Pustaka al-Kautsar.

Al-Qurthubi, M. bin A. al-A. (2008). al-Jami’ Li ahkami al-Qur’an. Dar al-Fikri.

Al-Râzi, M. F. al-D. (2000). Tafsîr al-Kabîr wa Mafâtih al-Ghaib (Juz XII). Dâr Ihya’ al-Turâts al-‘Arabi.

Al-Safa, I. (1992). Rasâil Ikhwân al-Safa (Vol. 4). Dâr al-Islamiyah.

Al-Syinqiti, M. al-A. bin M. al-M. (1995). Adw?’ al-Bayân fî Îdâh al-Qur’ân bi al-Qurân. Dar Al Fikr.

Aliyatul, F., Dahliana, Y., Nirwana, A., Azizah, A., & Surakarta, U. M. (2024). Studi Kitab Tafsir Tanwir Al-Miqbas Min Tafsir Ibni ‘Abbas oleh Al-Fairuzabadi. Ilmu-Ilmu Ushuluddin, 26(1), 15–25. https://doi.org/10.22373/substantia.v26i1.22695

Almalachim, A. C. (2019). Pesantren Al-Qur’an dan konservasi alam: Pesantren Al-Qur’an membaca dengan kajian hermeneutika terhadap Surat Al-Baqarah Ayat 35 terkait dengan konservasi hutan lindung di Indonesia. Proceedings of Annual Conference for Muslim Scholars (AnCoMS), 3(1), 1–19.

Alviansyah, Z., & Dahliana, Y. (2023). Analisis Tafsir Ekologis Keistimewaan Air Hujan dalam QS. Al-A’raf Ayat 57. AT-TAWASSUTH: Jurnal Ekonomi Islam, 8(1), 1–19.

Andini, R. (2021). Rekonstruksi makna khal?fatull?h f? al-ardh dalam al-Qur’an: Sebuah tawaran dari teori ekoteologi Islam studi tafsir tematik. Mau’izhah, 11(2), 1–15.

Andri Nirwana, A. N., Affani, S. F., Junaedi, D., Akhyar, S., Suri, S., Nurrohim, A., Dahliana, Y., & Azizah, A. (2024). A historical review on mapping the evolution and direction of leadership in Islam: Challenges and development opportunities. Multidisciplinary Reviews, 7(6). https://doi.org/10.31893/multirev.2024124

Asyur, M. al-T. I. (2000). al-Tahrîr wa al-Tanwîr. al-Dâr al-Tûnisiyyah li al-Nasyr.

Ayuni, D. R., Nugroho, K., & Nirwana, A. (2024). Makna kata al-mishbah dalam al-Qur’an dengan analisis semantik Toshihiko Izutsu. AL-AFKAR: Journal for Islamic Studies, 7(3), 1038–1062. https://doi.org/10.31943/afkarjournal.v7i4.1688

Beni, A. N. (2024). Qur’an and climate change. QiST: Journal of Quran and Tafseer Studies, 3(3), 339–360. https://doi.org/10.23917/qist.v3i3.5276

Cahyono, I. A., Azizah, A., & An, A. N. (2024). Resilience to calamity in Qur’anic perspective. AL-AFKAR: Journal for Islamic Studies, 7(2), 975–993. https://doi.org/10.31943/afkarjournal.v7i2.1035

Chasanah, M. (2022). Urgensi pendidikan Islam dalam pembentukan kesalehan ekologis di pondok pesantren. Musala: Jurnal Pesantren dan Kebudayaan Islam Nusantara, 1(2), 198–216. https://doi.org/10.37252/jpkin.v1i2.316

Didit Nantara. (2022). Pembentukan karakter siswa melalui kegiatan di sekolah dan peran guru. Jurnal Pendidikan Tambusai, 6(1), 2251–2260.

Dinilhaq, W., & Azhar, Z. (2024). Analisis pengaruh pertumbuhan ekonomi terhadap degradasi lingkungan di Indonesia. Media Riset Ekonomi Pembangunan (MedREP), 1(1), 8–17.

Elbanna, M., Wadi, M. F., Radiamoda, A. M., Matsuyama, Y., & Ishak, M. H. Bin. (2025). A bibliometric analysis of sustainable development goals (SDGs) through the lens of Maqasid Shariah tafsir. QiST: Journal of Quran and Tafseer Studies, 4(1), 1–22. https://doi.org/10.23917/qist.v4i1.7360

Fahimah, S., & Lestari, D. A. (2023). Al-Jawahir fi tafsiril al-Qur’anil Karim karya Tanthawi Jauhari: Kajian tafsir ilmi. Al Furqan: Jurnal Ilmu Al Quran dan Tafsir, 6(1), 136–149. https://doi.org/10.58518/alfurqon.v6i1.1779

Fauzanto, A. (2020). Peran Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama dalam problematika kerusakan lingkungan hidup di Indonesia. MOMENTUM: Jurnal Sosial dan Keagamaan, 9(1), 1–41. https://doi.org/10.29062/mmt.v9i1.59

Gunawan, M. W., & Alfarisi, M. A. (2023). Eco-pesantren: Perspektif pengelolaan lingkungan pada ponpes Salafi Abdussalam Kabupaten Kubu Raya. Jurnal Alwatzikhoebillah: Kajian Islam, Pendidikan, Ekonomi, Humaniora, 9(2), 299–309. https://doi.org/10.37567/alwatzikhoebillah.v9i2.1724

Halim, M. S., M, M. G., & Basri, H. (2024). Kaidah amr dan nahy dalam al-Qur’an. Al-Mustafid: Journal of Quran and Hadith Studies, 3(1), 61–89. https://doi.org/10.30984/mustafid.v3i1.965

Hamka, B. (2015). Tafsir al-Azhar jilid 1. Gema Insani.

Harahap, G. (2018). Prinsip-prinsip dasar al-Qur'an tentang pengelolaan lingkungan hidup. Jurnal Pemikiran Islam, 42(2), 45–64.

Hasrul, Bariun, L. O., & Munawir, L. O. (2024). Penegakan hukum terhadap nelayan suku Bajo yang menggunakan bahan peledak di Kecamatan Soropia. Arus Jurnal Sosial dan Humaniora, 4(2), 930–936. https://doi.org/10.57250/ajsh.v4i2.577

Hazmi, M. A. Al, Azizah, F. H. N., Hajar, S., Hanif Jamaludin Ahmad, & Abrar, M. R. Al. (2024). Kerusakan alam dan mitigasi krisis lingkungan (Kajian surat al-Baqarah ayat 205–207 dalam tafsir al-Maraghi). Ulumul Qur’an: Jurnal Ilmu Al-Quran dan Tafsir, 4(1), 75–92.

Hubbi, U., Ramdani, A., & Setiadi, D. (2020). Integrasi pendidikan karakter ke dalam pembelajaran pendidikan agama Islam dan pendidikan kewarganegaraan di era milenial. JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan), 4(3). https://doi.org/10.58258/jisip.v4i3.1201

Indrawan, I. P. O., Lepiyanto, A., Juniari, N. W. M., Intaran, I. N., & Sri, A. A. I. R. (2022). Penumbuhan literasi lingkungan di sekolah dasar. Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru, 5(1), 21–31. https://doi.org/10.23887/jippg.v5i1.47385

Intan Veronica, D., Fasa, M. I., & Suharto. (2022). Pemanfaatan sumber daya alam terhadap pembangunan berkelanjutan dalam perspektif ekonomi Islam. Jurnal Dinamika Ekonomi Syariah, 9(2), 200–210. https://doi.org/10.53429/jdes.v9i2.391

Iskhak, Akmir, & Syam, N. (2022). Langit dan bumi perspektif al-Qur’an dan sains (Studi komparatif tafsir al-Qurthubi, tafsir Abdurrahman As-Sa’di, dan sains modern). Jurnal Ushuluddin Adab dan Dakwah, 5(1), 21–40. https://doi.org/10.5281/zenodo.5076711

Jauhari, S. T. (1935). Al-Jawahir fi tafsir al-Qur’an al-Karim (jilid 1). Dar Al Fikr.

Junianto, A., Rs, S., & Setiawan, A. I. (2025). Pemberdayaan lingkungan melalui eco-pesantren. Tamkin: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam, 10(1), 21–42.

Kahfi, A. (2014). Kejahatan lingkungan hidup. Al-Daulah, 3(2), 206–207. http://dx.doi.org/10.1016/S0016-5085(12)60771-9

Karimah, F. I., & Khair, N. (2021). Penafsiran kesalehan Ahlulbait dalam kitab al-Amthal fi tafsir kitab al-Munazzal: Studi Q.S Al-Insan [76]: 5-10. Tanzil: Jurnal Studi Al-Quran, 4(1), 41–56.

Katsîr, I. (1999). Tafsîr al-Qurân al-„Âzîm. Dâr al-Manâr.

Krisnawati, E., Susongko, P., & Suriswo. (2024). Evaluasi implementasi program penguatan pendidikan karakter di SD Muhammadiyah Pacul model CIPP (Context, Input, Process, Product). Journal of Education Research, 5(1), 122–129.

Limbong, R., Aziz Luthfi, A. A., Yufitri, S., Chandra, A. F., & Bin Ghazali, M. (2023). Kesalehan ekologis masyarakat Muslim Pekanbaru: Studi terhadap hadis dalam upaya meminimalisir kerusakan lingkungan. Harmoni, 22(1), 70–92. https://doi.org/10.32488/harmoni.v1i22.617

Maesaroh, S., Bahagia, B., & Kamalludin, K. (2021). Strategi menumbuhkan literasi lingkungan pada siswa. Jurnal Basicedu, 5(4), 1998–2007. https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i4.1048

Mappanyompa, Sahwan, Saprun, & Palahuddin. (2023). Eco-theology dalam perspektif al-Qur’an. Ibtida’iy: Jurnal Prodi PGMI, 8(1), 33–44.

Marlina, S., & Furqan, M. H. (2024). Dampak pertambangan batubara terhadap lingkungan di Gampong Penaga Cut Ujong, Aceh Barat. Jurnal Pendidikan Geosfer, Khusus MBK, (2), 267–278. https://doi.org/10.24815/jpg.v

Maryani. (2021). Esensi ibadah dan pengamalannya perspektif hukum Islam. Jurnal Literasiologi, 7(1), 1–15.

Mubasirun. (2021). Menelusuri makna kebaikan pada penafsiran kata al-birr dan ihsan dalam al-Qur’an serta aktualisasinya dalam kehidupan. MIYAH: Jurnal Studi Islam, 18(2), 185–211.

Muhammad, A. (2022). Urgensi pelestarian lingkungan hidup dalam al-Qur’an. Jurnal Pilarr: Jurnal Kajian Islam Kontemporer, 13(1), 67–87.

Muhammad, M. (2023). Kajian ayat-ayat al-Qur’an tentang pelestarian lingkungan hidup. Jurnal Alwatzikhoebillah: Kajian Islam, Pendidikan, Ekonomi, Humaniora, 9(2), 528–540. https://doi.org/10.37567/alwatzikhoebillah.v9i2.2259

Muhammad, M. T. (2020). Syu’aib a.s dalam perspektif al-Qur’an. Jurnal Ilmiah Al-Mu’ashirah, 17(2), 163. https://doi.org/10.22373/jim.v17i2.9104

Mukhlis, F. H. (2022). Paradigma ekologis dalam tafsir al-Qur’an. QOF: Jurnal Studi Al-Qur’an dan Tafsir, 6(1), 89–108. https://doi.org/10.30762/qof.v6i1.396

Muntama, Badarussyamsy, & Damiri. (2023). Riset analisis kesalehan diri perspektif Said Nursi. SungkaI: Jurnal Aqidah dan Filsafat Islam, I(2), 75–87.

Mustakimah, M., & Mu’amamah, S. (2021). Upaya membentuk karakter percaya diri dan kreatif pada anak usia dini melalui permainan tradisional Jamuran. Journal of Early Childhood and Character Education, 1(1), 35–52. https://doi.org/10.21580/joecce.v1i1.6613

Nafisah, M. (2010). Al-Qur’an dan konservasi lingkungan. Jurnal Studi Alquran dan Hadis, 2, 13. https://doi.org/10.21043/fikrah.v2i1.552.1

Nafisah, M. (2019). Tafsir ekologi. Jurnal Al-Fanar, 2(1), 93–112. https://doi.org/10.33511/alfanar.v2n1.93-112

Naurah, S., Rhain, A., Dahliana, Y., Nugroho, K., Azizah, A., & Andri Nirwana, A. N. (2024). Peran tafsir dalam mendukung program moderasi beragama. AL-AFKAR: Journal for Islamic Studies, 7(3), 998–1020. https://doi.org/10.31943/afkarjournal.v7i3.1575

Nugroho, K., Kiram, M. Z., & Andriawan, D. (2023). The influence of hermeneutics in double movement theory (Critical analysis of Fazlurrahman’s interpretation methodology). QiST: Journal of Quran and Tafseer Studies, 2(3), 275–289. https://doi.org/10.23917/qist.v2i3.2531

Nurhayati, A., Ummah, Z. I., & Shobron, S. (2018). Kerusakan lingkungan dalam al-Qur’an. Suhuf, 30(2), 194–220.

Oktaviani, D. S., Apriyanti, & Kamaruddin. (2023). Pemanfaatan ekosistem dalam al-Qur’an: Upaya menuju pelestarian lingkungan. Al-Shamela: Journal of Quranic and Hadith Studies, 1(2), 120–141.

Oktora, N. Dela, Bahari, R., & Salim, C. (2023). Peranan pemerintah terkait kerusakan lingkungan hidup di tinjau dari aspek administrasi. Siyasah Jurnal Hukum Tatanegara, 3(2), 160–177. https://doi.org/10.32332/siyasah.v3i2.8182

Patrisiana, P., Dike, D., & Wibowo, D. C. (2020). Pelaksanaan literasi lingkungan di SD Negeri 10 Kerapa Sepan Kecamatan Kayan Hilir Kabupaten Sintang. Jurnal Pekan: Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 5(2), 195–208. https://doi.org/https://doi.org/10.31932/jpk.v5i2.939

Pattynama, F. M. (2024). Tanggung jawab hukum perusahaan pertambangan dalam reklamasi pasca tambang di Indonesia. Journal of Mandalika Literature, 6(1), 152–163.

Pudjiastuti, S. R., Iriansyah, H. S., & Yuliwati, Y. (2021). Program eco-pesantren sebagai model pendidikan lingkungan hidup. Jurnal Abdimas Prakasa Dakara, 1(1), 29–37. https://doi.org/10.37640/japd.v1i1.942

Putri, M. F. I., Tasya, V. N., & Prastika, A. D. (2024). Urgensi pemberian izin pengelolaan tambang bagi organisasi kemasyarakatan “keagamaan” di Indonesia: Analisis regulasi dalam PP Nomor 25 Tahun 2024. TARUNALAW: Journal of Law and Syariah, 2(02), 214–224. https://doi.org/10.54298/tarunalaw.v2i02.216

Rachman, S. N., & Tunggati, M. T. (2024). Kontradiksi pengaturan penawaran prioritas wilayah izin usaha pertambangan khusus terhadap badan usaha milik organisasi kemasyarakatan keagamaan. The Juris, VIII(1), 349–365.

Rahmasari, D. A., & Suyato. (2023). Pentingnya pembinaan karakter siswa melalui peran guru dan kegiatan siswa di sekolah pada era globalisasi. Jurnal Kajian Pancasila dan Kewarganegaraan, 12(01), 1–11.

Rahmatulloh, M. S. L. (2020). Revitalisasi nilai-nilai tauhid sebagai upaya mewujudkan Muslim progresif dalam beragama dan bernegara: Interpretasi dan aplikasi QS. Al-Baqarah [2]: 21-22 perspektif teori hermeneutik Farid Esack. AT-TURAS: Jurnal Studi Keislaman, 7(2), 253–266. https://doi.org/10.33650/at-turas.v7i2.1588

Ramadhan, T., Simanjuntak, J. P., Linton Naibaho, Ramadhani, K. N., Sitohang, A. T., Bangun, D. Y. B., Nainggolan, J. A., Aulia, N., Hutapea, N. M., & Lumbansiantar, R. A. (2024). Kerusakan lingkungan hidup pada ekosistem ditinjau berdasarkan hukum: (Studi kasus kerusakan lingkungan hidup oleh PT. DPM Dairi). ALADALAH: Jurnal Politik, Sosial, Hukum dan Humaniora, 2(3), 01–10. https://doi.org/10.59246/aladalah.v2i3.842

Ratnasari, J., & Chodijah, S. (2020). Kerusakan lingkungan menurut sains dan Ahmad Mustafa Al-Maraghi. Al Tadabbur: Jurnal Ilmu Alquran dan Tafsir, 05(01), 121–136. https://doi.org/10.30868/at.v5i1.

Rosadi, N. J. D., & Hakim, L. N. (2023). Melampaui batas cahaya: Kajian tentang fotosintesis tumbuhan dalam tafsir bil ilmi. Jurnal Pendidikan, Sains dan Teknologi, 2(2), 1103–1111. https://doi.org/10.47233/jpst.v2i2.1389

Safitri, A., & Habibi, H. (2024). Pembelajaran IPA di sekolah kawasan pesisir Sumenep berorientasi kemampuan literasi lingkungan. Jurnal Abdiraja, 7(1), 62–67.

Safitri, A., Habibi, H., & Matlubah, H. (2024). Literasi lingkungan siswa SMP di daerah kepulauan. Prosiding SNAPP: Sosial Humaniora, Pertanian, Kesehatan dan Teknologi, 2(1), 295–307. https://doi.org/10.24929/snapp.v2i1.3149

Salwiah, S., & Asmuddin, A. (2022). Membentuk karakter anak usia dini melalui peran orang tua. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(4), 2929–2935. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i4.1945

Sari, N., Natalina, N., Saputra, F. D., Ardika, M. F., & Rahmadhan, A. (2023). Pemberdayaan lingkungan berbasis ecopesantren di Pondok Pesantren Darul Huffaz Lampung. Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(4), 1071–1078. https://doi.org/10.33860/pjpm.v4i4.3470

Septiyani, R., Prasetiyo, & Rahayu, P. (2022). Analisis profil literasi lingkungan siswa kelas X SMA Negeri Se-Kabupaten Demak. Prosiding Seminar Nasional Hasil Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM Universitas PGRI Semarang), 3, 184–191.

Shihab, M. Q. (2023). Islam & lingkungan: Perspektif al-Quran tentang pemeliharaan lingkungan. Lentera Hati.

Shihab, Q. (2021). Tafsir al-Misbah (1st ed.). Lentera Hati.

Sianturi, Y. R. U., & Dewi, D. A. (2021). Penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari dan sebagai pendidikan karakter. Jurnal Kewarganegaraan, 5(1), 222–231. https://doi.org/10.31316/jk.v5i1.1452

Simarangkir, D. W. E., Sianturi, C. V. N., & Sari, F. N. A. S. (2024). Implikasi hukum lingkungan terhadap pengelolaan limbah plastik dengan recycle waste: Studi kasus Gunung Sampah TPST Bantargebang. Pendidikan dan Sosial Humaniora, 1(5), 173–182. https://doi.org/10.62383/aliansi.v1i5.399

Subagiya, B. (2022). Ilmuwan Muslim polimatik di abad pertengahan. Ta’dibuna: Jurnal Pendidikan Islam, 11(1), 112. https://doi.org/10.32832/tadibuna.v11i1.7075

Subarkah, M. A., & Kurniyati, E. (2021). Implementasi sikap kesalehan spiritual dan sosial pada mata kuliah al-Islam dan kemuhammadiyahan. Jurnal Kajian Islam dan Pendidikan Tadarus Tarbawy, 3(1), 309–319. https://doi.org/10.31000/jkip.v3i1.4257

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Suharjianto, Salam, N. L., & Robbany, I. H. (2023). Keshalehan lingkungan (Implementasi ayat-ayat Al-Quran tentang kebersihan pada tempat ibadah dan rumah di Dusun Widororejo Makamhaji Kartasura tahun 2023). Retrieved from https://my.ums.ac.id/media/laporan/hibah/suh215/Laporan_Penelitian.pdf

Supriyanto, A. (2020). Model pengembangan penguatan pendidikan karakter dan literasi lingkungan. Jurnal Ilmiah Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, 5(1), 17. https://doi.org/10.35580/sainsmat102263692021

Sutiyan, O. S. J., Bahri, A. S., Abidin, Z., Sutiyan, D. R. R. J., & Mutmainnah, F. (2023). Relevansi konsep pendidikan Islam perspektif KH. Hasyim Asy’ari pada era modern. Journal on Education, 06(01), 5859–5867.

Sutiyan, O. S. J., Sutiyan, D. R. R. J., Adlin, Irawan, D., & Ardha, M. A. Al. (2022). Eksistensi Muhammadiyah dalam pengembangan kompetensi guru. At-Ta’lim: Media Informasi Pendidikan Islam, 21(2). https://doi.org/10.29300/attalim.v21i2.8354

Tarman, A.-F. M. R., Suparmun, A. C. A., & Naska, I. (2024). Progressive interpretation of the Qur’an in Tafsir At-Tanwir: Muhammadiyah’s collective identity on environmental issues. QiST: Journal of Quran and Tafseer Studies, 3(2), 147–170. https://doi.org/10.23917/qist.v3i2.3717

Taymiyyah, I. (1961). Al-Siyâsah al-Syar’iyyah. Maktabah Ansâr al-Sunnah al-Muhammadiyyah.

Thaba’i, M. H. T. (1991). Al-Mîzân fî Tafsîr al-Qurân. Mu’assat al-A’lâm li al-Mathbû’at.

Thabari, A. J. M. B. J. A.-. (2009). Jami’ al bayan an ta’wil ayi al qur’an, Tafsir ath-Thabari (Ahsan Askan, B. H. Amin, Eds.; Juz 3). Pustaka Azzam.

Triaristina, A., & Mukhlis, H. (2019). Implementasi pendidikan karakter melalui media dongeng berbasis visual pada anak usia 4-6 tahun. Journal of Psychological Perspective, 1(1), 35–40.

Wahyuni, F., Asfahani, & Krisnawati, N. (2021). Parenting: Menjadi orang tua kreatif bagi anak usia dini di masa new normal. Journal of Psychology and Child Development, 1(1), 1–11.

Waruwu, F. (2024). Peran pendidikan karakter dalam membentuk sikap positif terhadap belajar anak di sekolah. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran, 7(3), 11002–11008.

Yani, A., Imel, & Rasti, A. (2023). Kajian atmosfer dalam Al-Qur’an. Jurnal Religion: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya, 1(5), 517–525.

Yuliyanti, D., Dahliana, Y., & Mahmud, A. (2024). Analisis tematik kata ar-riih dan fenomena angin. An-Nur: Jurnal Studi Islam, 16(1), 40–58.

Zaini, M. (2018). Alam semesta menurut Al-Qur’an. TAFSE: Journal of Qur’anic Studies, 2(1), 30. https://doi.org/10.22373/tafse.v2i1.8073




DOI: https://doi.org/10.59818/jpi.v5i1.1234