Pengaruh Penggunaan Metode Emo Demo Terhadap Perilaku Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) Pada Anak Kelas 4 dan 5 di SD Negeri Pancuranmas Kabupaten Magelang

Karisa Ninggar - Poltekkes Kemenkes Semarang
Hermani Triredjeki - Poltekkes Kemenkes Semarang
Tulus Hastuti - Poltekkes Kemenkes Semarang
Moh Ridwan Moh Ridwan - Poltekkes Kemenkes Semarang
Novema Nurahman - Poltekkes Kemenkes Semarang

Abstract


Elementary school-aged children are categorized as a vulnerable age group due to their behaviors that can impact health, such as not washing hands properly, especially while at school. The handwashing emo demo method combines elements of emotion and direct demonstration, which can stimulate children's imagination to change their behavior, thus preventing diseases such as worm infections, tuberculosis, hand and mouth infections, respiratory infections, and diarrhea. This study aims to determine the effect of the emo demo method on changes in handwashing with soap (CTPS) behavior in 4th and 5th grade students at SD Negeri Pancuranmas. This study uses a quantitative method with a pre-experimental one-group pretest-posttest design. The sampling technique used is purposive sampling with a total of 66 respondents. The data normality test uses the Kolmogorov-Smirnov test, and the hypothesis test uses the Wilcoxon test. There was a significant difference before the emo demo method was applied, with 22 respondents (33.3%) categorized as having poor behavior. After the emo demo method was applied, all 66 respondents (100%) demonstrated good behavior. The bivariate analysis showed a p-value of 0.000 (p-value < 0.05), indicating that the alternative hypothesis (Ha) is accepted, and the null hypothesis (H0) is rejected. There is an effect of the emo demo method on handwashing with soap (CTPS) behavior in 4th and 5th grade students at SD Negeri Pancuranmas.

ABSTRAK

Anak usia sekolah dasar dikategorikan ke dalam usia rentan karena perilaku mereka yang dapat berdampak pada kesehatan seperti tidak mencuci tangan dengan baik dan benar terutama saat berada di sekolah. Metode emo demo cuci tangan adalah metode menggabungkan unsur emosi dan demonstrasi langsung, yang dapat merangsang daya imajinasi anak untuk merubah perilaku sehingga dapat terhindar dari penyakit seperti cacingan, tuberkulosis, infeksi tangan, mulut, ISPA, diare.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan metode emo demo terhadap perubahan perilaku cuci tangan pakai sabun (CTPS) pada anak kelas 4 dan 5 di SD Negeri Pancuranmas. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre-experimental one group pretest- posttest. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan jumlah responden 66 orang. Uji normalitas data menggunakan Komogorov-Smirnov dan uji hipotesis menggunakan Wilcoxon. Terdapat perbedaan bermakna sebelum dilakukan metode emo demo sebanyak 22 responden (33,3%) kategori perilaku kurang, sedangkan setelah dilakukan metode emo demo 66 responden (100%) menunjukkan perilaku baik. Hasil analisis bivariat nilai p-velue 0,000 (p-value < 0,05). Ha diterima dan H0 ditolak, Terdapat pengaruh metode emo demo terhadap perilaku cuci tangan pakai sabun (CTPS) pada anak kelas 4 dan 5 di SD Negeri Pancuranmas.


Keywords


Children, Emo Demo, Handwashing With Soap (CTPS) / Anak, Emo Demo, Perilaku cuci tangan pakai sabun (CTPS)

Full Text:

PDF

References


Aunger, R., & Curtis, V. (2016). Behaviour centred design: Towards an applied science of behaviour change. Health Psychology Review, 10(4), 425–446. https://doi.org/10.1080/17437199.2016.1219673

Aziz, N. K., Khotimah, H., Andayani, S. A., Kholisotin, K., & Wahid, A. H. (2019). Metode Emo Demo dan metode bermain puzzle terhadap cara mencuci tangan pada anak prasekolah. Jurnal Harian Regional, 7(1). Retrieved from https://jurnal.harianregional.com/coping/id-53655

Harna. (2020). Modul pendidikan gizi (Issue Giz 455). Universitas Esa Unggul. Retrieved from lms-paralel.esaunggul.ac.id

Mofu, R. M. (2022). Pengaruh penyuluhan dengan metode demonstrasi tentang cuci tangan pakai sabun (CTPS) terhadap keterampilan cuci tangan pada anak-anak di Kampung Nolokla Sentani Timur. Google Scholar.

Noorratri, E. D., Sari, I. M., & Hartutik, S. (2023). Optimalisasi pemberian penyuluhan kesehatan dan demonstrasi cuci tangan pakai sabun (CTPS) yang baik dan benar di SD Negeri Mojorejo 2 Kabupaten Sragen. Community Development in Health Journal, 1(2), 109. https://doi.org/10.37036/cdhj.v1i2.455

Nugroho, T., & Rosidah, S. (2020). Pengaruh pendidikan kesehatan dengan media audio visual terhadap pengetahuan cuci tangan pakai sabun pada anak SD kelas 2. Jurnal Kesehatan, 8(1), 41–48.

Padila, Andri, J., Harsismanto, Andrianto, M. B., & Admaja, R. D. (2020). Pembelajaran cuci tangan tujuh langkah melalui metode demonstrasi pada anak usia dini. Journal of Telenursing (Joting), 8(75), 147–154. https://doi.org/10.1016/j.jnc.2020.125798

Prasetya, E., Jusuf, H., & Ahmad, Z. (2022). Health education on the importance of washing hands with soap (CTPS) at SDN 10 Dungaliyo. JPKM: Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat, 3(1), 48–54. https://doi.org/10.37905/jpkm.v2i2.13803

Putri, A. E., Rohaya, & Silaban, T. D. S. (2022). Faktor yang berhubungan dengan praktik cuci tangan pakai sabun pada anak usia pra-sekolah. Jurnal Kesehatan, 13(1), 38–50.

Riskesdas. (2018). Laporan Riskesdas 2018 Kementerian Kesehatan Jawa Tengah Republik Indonesia. Laporan Nasional Riskesdas 2018.

Rosdiyawati, N., Aisyah, I. S., & Novianti, S. (2023). Pengaruh pendidikan kesehatan dengan metode simulasi terhadap praktik cuci tangan pakai sabun pada anak Sekolah Dasar Negeri Cibeureum Kota Tasikmalaya. Jurnal Kesehatan Komunitas Indonesia, 19(1), 41–51. https://doi.org/10.37058/jkki.v19i1.6846

Rosita, A., Dahrizal, D., & Lestari, W. (2021). Metode Emo Demo meningkatkan pengetahuan dan sikap cuci tangan pakai sabun (CTPS) pada anak usia sekolah. Jurnal Keperawatan Raflesia, 3(2), 11–22. https://doi.org/10.33088/jkr.v3i2.690

Saputri, R., Noorratri, E. D., & Imamah, I. N. (2019). Penerapan rendam kaki air hangat campuran garam serai terhadap penderita hipertensi di Kelurahan Pulisen. Jurnal Kesehatan, 134–143.

Siregar, P. A., Harahap, R. A., & Aidha, Z. (2020). Promosi kesehatan lanjutan dalam teori dan aplikasi. Prenada Media.

Syafrudin, R. O. (2021). Perubahan praktik cuci tangan pakai sabun pada remaja setelah diberikan emotional demonstration. Pharmacognosy Magazine, 17(75), 399–405.

Tsinallah, N., Zahran, A., Fajrini, F., & Kesehatan Masyarakat, F. (2022). Peningkatan pengetahuan anak usia dini terhadap perilaku cuci tangan dengan penerapan media modern. Prosiding Seminar Nasional LPPM UMJ, 1–6. Retrieved from http://jurnal.umj.ac.id/index.php/semnaskat

Wulan Cahya Rahmatika, & Yudho Bawono, R. R. (2022). Cuci tangan pakai sabun sebagai upaya pencegahan stunting di Desa Tanjungan Kecamatan Kamal Kabupaten Bangkalan. Prosiding Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, 74–83.

Yulianingsih, N. F. A., Ananda, W., & Yulistina, N. D. S. (2023). Analisis perilaku hidup bersih dan sehat di sekolah dasar. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 8(2), 2558–2565. https://doi.org/10.36989/didaktik.v8i2.568

Yuniastuti, R. E., & Wibowo, M. (2022). Pengaruh media video terhadap tingkat pengetahuan cuci tangan pakai sabun (CTPS) dalam pencegahan COVID-19 pada siswa Sekolah Dasar Negeri Watupecah Tempel Sleman. Jurnal Cakrawala Promkes, 4(1), 13–26. https://doi.org/10.12928/promkes.v1i1.xxx




DOI: https://doi.org/10.59818/jpi.v5i5.1233