Problema-Problema Pokok Filsafat Pendidikan Islam

Yuliana Dewi - Institut Agama Islam Daar Al Uluum Asahan

Abstract


Islamic education is often referred to as tarbiyah, ta'lim, ta'dib, and riyadhah. Islamic education can be understood as the process of instilling Islamic knowledge and values in learners through teaching, habituation, guidance, and the development of their potential, with the aim of achieving balance and perfection in life in this world and the hereafter. Therefore, Islamic education is characterized by its distinctive Islamic nature, because it is rooted in and developed based on Islamic teachings. This implies that all thoughts and practices related to Islamic education must remain in harmony with the principle that its growth and implementation must be a direct manifestation and extension of Islamic teachings itself. Islamic education can be defined as a comprehensive education system that covers all aspects of life required by a servant of Allah, because Islam serves as a guide for every dimension of human life, both in this world and in the hereafter. Basically, Islamic education aims to shape individuals into complete and ideal human beings, namely human beings who achieve perfection in all aspects of life. To achieve this, its implementation must be firmly rooted in the principles revealed by Allah SWT and the teachings of the Prophet Muhammad SAW. The ultimate goal of Islamic education is inseparable from the goal of human life in Islam, which is to foster individuals who are devout to Allah SWT, have deep piety, and achieve true happiness both in this world and in the hereafter.

ABSTRAK

Pendidikan Islam sering disebut dengan istilah tarbiyah, ta'lim, ta'dib, dan riyadhah. Pendidikan Islam dapat dipahami sebagai proses penanaman pengetahuan dan nilai-nilai Islam kepada peserta didik melalui upaya pengajaran, pembiasaan, bimbingan, dan pengembangan potensi yang dimilikinya, dengan tujuan untuk mencapai keseimbangan dan kesempurnaan hidup di dunia dan akhirat. Oleh karena itu, pendidikan Islam dicirikan oleh sifat keislamannya yang khas, karena berakar dan dikembangkan berdasarkan ajaran Islam. Hal ini menyiratkan bahwa semua pemikiran dan praktik yang berkaitan dengan pendidikan Islam harus tetap selaras dengan prinsip bahwa pertumbuhan dan implementasinya harus merupakan manifestasi langsung dan perluasan dari ajaran Islam itu sendiri. Pendidikan Islam dapat didefinisikan sebagai sistem pendidikan yang komprehensif yang mencakup semua aspek kehidupan yang diperlukan oleh seorang hamba Allah, karena Islam berfungsi sebagai panduan untuk setiap dimensi kehidupan manusia, baik di dunia maupun di akhirat. Pada dasarnya, pendidikan Islam bertujuan untuk membentuk individu menjadi manusia yang utuh dan ideal, yaitu manusia yang mencapai kesempurnaan dalam segala aspek kehidupan. Untuk mencapai hal ini, pelaksanaannya harus berakar kuat pada prinsip-prinsip yang diwahyukan oleh Allah SWT dan ajaran Nabi Muhammad SAW. Tujuan akhir dari pendidikan Islam tidak terlepas dari tujuan hidup manusia dalam Islam, yaitu membina pribadi-pribadi yang bertaqwa kepada Allah SWT, memiliki ketakwaan yang mendalam, dan mencapai kebahagiaan sejati baik di dunia maupun di akhirat.

Keywords


Pendidikan Islam Tujuan Pendidikan Insan Kamil Nilai-nilai Islam / Islamic Education Educational Goals Perfect Human Islamic Values

Full Text:

PDF

References


Al-Ghazali. (2003). Neraca kebenaran (Kamran As’ad, Penerj.). Pustaka Sufi.

Baharudin, U., & Minarti, S. (2011). Dikotomi pendidikan Islam: Historisitas dan implikasi pada masyarakat Islam. PT Remaja Rosdakarya.

Daulay, H. P. (2001). Modernisasi Islam: Tokoh gerakan dan gagasan. Cipta Pustaka Media.

Langgulung, H. (1988). Asas-asas pendidikan Islam. Pustaka Al-Husna.

Minanda, A. (2009). Dikotomi ilmu pengetahuan. Pondok Pesantren Nurul Huda Dharmasyara. Retrieved from https://pontrennurulhuda.blogspot.com/

Mujib, A., & Muzakir, J. (2006). Ilmu pendidikan Islam. Prenada Media Group.

Mustajib, H. (2016). Filsafat pendidikan Hasan Langgulung. Pendidikan Islam, 9(2), 83–98.

Rasyidin, A. (2008). Falsafah pendidikan Islami: Membangun kerangka ontologi, epistemologi, dan aksiologi praktik pendidikan Islam. Cipta Pusaka Media Perintis.

Rasyidin, A., & Ja’far. (2015). Filsafat ilmu dalam tradisi Islam. Perdana Publishing.

Walidin, W. (2003). Konstelasi pemikiran Ibnu Khaldun. Nadiya Foundation.

Zubaedi, Z. (2012). Isu-isu baru dalam diskursus filsafat pendidikan Islam dan kapita selekta pendidikan Islam (Vol. 1, Issue 1). Pustaka Pelajar.




DOI: https://doi.org/10.59818/jpi.v5i1.1228