KURIKULUM MERDEKA DAN INTERNALISASI NILAI AKHLAKUL KARIMAH MELALUI P5

Lukman Hasibuan - Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan
Zulhammi Zulhammi - Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan
Zainal Hasibuan - Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan
Fatti Yuda - Dinas Kesehatan Tapanuli Tengah
Bestari Endayana - STIT Hasyim Asy’ari Padangsidimpuan

Abstract


This research is motivated by the project to strengthen the Pancasila student profile (P5) implemented at SMP Negeri 3 Pandan has been running and has been implemented by completing several themes contained in the school agreement, however, researchers still find several things that must be refined and adjusted and it is necessary to strengthen akhlakul karimah education for students. The purpose of this study is to see the development of an independent curriculum at SMP Negeri 3 Pandan that will prioritize the concept of the first Pancasila profile, namely Believing, fearing God Almighty, and having noble character at SMP Negeri 3 Pandan. ADDIE model research methodology, namely: Analysis, Design, Development, Implementation and Evaluation. The results showed that communication between school community members in policy development has been carried out very well, SMP Negeri 3 Pandan has human resources (educators and education personnel) who have good qualifications and learning facility resources are very good, attitudes or dispositions to respond to policies have been accepted and carried out very well, and a bureaucratic structure that is good at carrying out its duties, and has an SOP for the Pancasila Student Profile Strengthening Project (P5) according to the independent curriculum applied in class VII. Support for the development of the Pancasila Student Profile Strengthening Project (P5) comes from cooperation between school members who support project-based learning, as well as support from external parties to realize national-level projects. The obstacles encountered only lie in the lack of references related to the Pancasila Student Profile Strengthening Project (P5) from the government, so that educators must be more creative and innovative in creating meaningful learning projects. SMP Negeri 3 Pandan in developing the Pancasila Student Profile Strengthening Project (P5) makes teaching modules that are in accordance with the learning objectives of the project. Then, this Pancasila Student project has 6 aspects where each aspect is realized in school co-curricular learning.

ABSTRAK

Penelitian ini dilatar belakangi oleh proyek penguatan profil pelajar Pancasila (P5) yang dilaksanakan di SMP Negeri 3 Pandan telah berjalan dan telah dilaksanakan dengan menyelesaikan beberapa tema yang tertuang dalam kesepakatan sekolah akan tetapi, peneliti masih mendapati beberapa hal yang harus disempurnakan dan disesuaikan dan dibutuhkan penguatan pendidikan akhlakul karimah bagi peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat pengembangan kurikulum merdeka di SMP Negeri 3 Pandan akan mengedepankan konsep profil pancasila yang pertama yakni Beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia di SMP Negeri 3 Pandan. Metodologi penelitian model ADDIE, yaitu: Analysis, Design, Development, Implementation dan Evaluation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi antar warga sekolah dalam Pengembangan kebijakan sudah dilaksanakan dengan sangat baik, SMP Negeri 3 Pandan memiliki sumber daya manusia (pendidik dan tenaga kependidikan) yang memiliki kualifikasi bagus dan sumber daya fasilitas pembelajaran sudah sangat baik, sikap atau disposisi untuk menyikapi kebijakan-kebijakan sudah diterima dan dijalankan dengan sangat baik, dan struktur birokrasi yang sudah baik dalam menjalankan tugasnya, serta memiliki SOP Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) sesuai kurikulum  merdeka yang diterapkan di kelas VII. Dukungan Pengembangan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) berasal dari kerjasama antar warga sekolah yang mendukung adanya pembelajaran berbasis projek, serta dukungan pihak eksternal untuk mewujudkan projek berbasis taraf Nasional. Hambatan yang ditemui hanya terletak pada kurangnya referensi terkait Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dari pemerintah, sehingga pendidik harus lebih kreatif dan inovatif menciptakan  projek pembelajaran yang bermakna. SMP Negeri 3 Pandan dalam mengembangkan ojek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) membuat modul ajar yang sesuai dengan tujuan pembelajaran projek. Kemudian, projek Pelajar Pancasila ini memiliki 6 aspek dimana setiap aspek tersebut diwujudkan dalam pembelajaran kokurikuler sekolah.


Keywords


Independent Curriculum, Akhlakul Karimah, Pancasila Student Profile Strengthening Project / Kurikulum Merdeka, Akhlakul Karimah, Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila

Full Text:

PDF

References


Amaliyah, A., & Rahmat, A. (2021). Pengembangan potensi diri peserta didik melalui proses pendidikan. Attadib: Journal of Elementary Education, 5(1), 28–45. https://doi.org/10.32507/attadib.v5i1.926

Halik, A., & Saira. (2018). Peran manajemen pembelajaran akidah akhlak dalam pembentukan akhlakul karimah. Istiqra' : Jurnal Pendidikan Dan Pemikiran Islam, 5(2). https://jurnal.umpar.ac.id

Admin SMP. (2022, Oktober 25). Tujuh tahapan perencanaan pembelajaran dalam kurikulum merdeka. Direktorat SMP. https://ditsmp.kemdikbud.go.id

Departemen Agama RI. (n.d.). Al Qur’an digital versi 2.0 [Digital Qur’an].

Ali, N., & Noor, S. (2019, Juli 29). Pendidikan Islam multikultur: Relevansi, tantangan, dan peluang. Jurnal Hadratul Madaniyah, 6(1), 24–42. https://doi.org/10.33084/jhm.v6i1.879

Amaliyah, A., & Rahmat, A. (2021). Pengembangan potensi diri peserta didik melalui pendidikan. Attadib, 5(1), 28–45. https://doi.org/10.32507/attadib.v5i1.926

Anwar, C. (2015). Manajemen konflik untuk menciptakan komunikasi yang efektif (Studi kasus di Departemen Purchasing PT. Sumi Rubber Indonesia). Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi, 4(2), 148–157. https://ejournal.undip.ac.id

Arifin, N. B. (2023). Analisis persepsi komite pembelajaran dan praktik baik projek penguatan profil pelajar pancasila pada kurikulum merdeka. Journal on Education, 5(2), 22. https://doi.org/10.31004/joe.v5i2.1278

Arviansyah, M., & Shagena, A. (2022). Efektivitas dan peran guru dalam kurikulum merdeka belajar. Lentera: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 17(1), 40–50. https://doi.org/10.33654/jpl.v17i1.1803

Asfiati, A., & Mahdi, N. I. (2020). Merdeka belajar bagi anak kebutuhan khusus di SLB Kumala Indah Padangsidimpuan. Kindergarten: Journal of Islamic Early Childhood Education, 3(1).

Badan Pusat Statistik. (2023). Tapanuli Tengah dalam angka, 2023 ed. Jakarta: BPS Tapanuli Tengah.

Barlian, S., Solekah, N., & Rahayu, L. (2023). Implementasi kurikulum merdeka dalam meningkatkan mutu pendidikan. JOEL: Journal of Education and Language Research.

BPS Kabupaten Tapanuli Tengah. (2023). Pandan dalam angka, Tahun 2023 ed. Jakarta: BPS Tapanuli Tengah.

Cholilah, M., et al. (2023). Pengembangan kurikulum merdeka dalam satuan pendidikan serta implementasi kurikulum merdeka pada pembelajaran abad 21. Sanskara Pendidikan Dan Pengajaran, 1(02), 56–67. https://doi.org/10.58812/spp.v1i02.110

Fitriyah, C. Z., & Wardani, R. P. (2022, September 29). Paradigma kurikulum merdeka bagi guru sekolah dasar. Scholaria: Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 12(3).

Sabilla, D. A., Ashar, H., & Nursikin, M. (2023, November 27). Filsafat pendidikan Ki Hajar Dewantara dan John Dewey sebagai landasan pelaksanaan P5 dalam kurikulum merdeka. Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan, 4(6). https://doi.org/10.35672/afeksi.v4i6.176

Winarni, E. W., Dadi, S., & Setiawan, Y. (2018, April 1). Implementasi pembelajaran tematik berbasis ICT untuk penanaman sikap, pengetahuan, dan keterampilan peduli lingkungan bagi siswa sekolah dasar di kota Bengkulu. Dharma Raflesia: Jurnal Ilmiah Pengembangan dan Penerapan IPTEKS, 14(2). https://doi.org/10.33369/dr.v14i2.4313

Winaryati, E. (2021). Cercular model of RD&D (model RD&D pendidikan dan sosial). Jogjakarta: KBM Indonesia.

Zarkasyi, H. F. (t.t.). Minhaj, berislam, dari ritual hingga intelektual. Jakarta: Institute for the Study of Islamic Thought and Civilization.

Sugiarta, I. M., et al. (2019, May 27). Pendidikan karakter dalam konsep pemikiran pendidikan Ki Hajar Dewantara. INSANIA: Jurnal Pemikiran Alternatif Kependidikan. https://ejournal.uinsaizu.ac.id

Setiono, P., & Kuswandi, D. (n.d.). Konsep pendidikan H. Agus Salim dan relevansinya dalam pendidikan literasi untuk siswa sekolah dasar. WASIS: Jurnal Ilmiah Pendidikan, 4(2).

Suherman, A. (2023). Implementasi kurikulum merdeka: Teori dan praktik kurikulum merdeka belajar penjas SD. Indonesia Emas Group.

Mulyasa, H. E. (2021). Menjadi guru penggerak merdeka belajar (1st ed.). Jakarta: Bumi Aksara.

Setiawan, U., et al. (2022). Implementasi 4 pilar visi pendidikan di Indonesia: Visi pendidikan berbasis agama, filsafat, psikologi dan sosiologi. Jurnal Dirosah Islamiyah, 4(3), 432–441. https://doi.org/10.47467/jdi.v4i3.1768

Wulandari, S., Sawita, N., & Rustam, R. (2022, October 30). Efektivitas blended learning berbasis proyek pada kurikulum merdeka belajar. Jurnal Tunas Pendidikan, 5(1), 211–221. https://doi.org/10.52060/pgsd.v5i1.865

Suprapta, I. N., & Redana, D. N. (2023). Implementasi kurikulum merdeka di SMA Negeri 4 Singaraja. Locus, 15(1), 77–87. https://doi.org/10.37637/locus.v15i1.1239

Novitasary, R. R. (t.t.). Penerapan pembelajaran berbasis proyek pada kurikulum merdeka belajar untuk meningkatkan keterampilan komunikasi peserta didik. Jurnal Inovasi Pembelajaran Biologi, 4(2).

Setiawan, U., et al. (2022). Implementasi proyek penguatan profil pelajar pancasila sebagai upaya menguatkan karakter peserta didik. Jurnal Moral Kemasyarakatan, 8(2). https://doi.org/10.21067/jmk.v8i2.8309

Trisnowati, D., Arnita, N., Riyanti, S., & Sudrajat, Y. (2023). Modul project profil pancasila pembelajaran IPS. SINAU: Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran, 2(4), 176–188.

Yamin, M., & Syahrir, S. (2020). Pembangunan pendidikan merdeka belajar (telaah metode pembelajaran). Jurnal Ilmiah Mandala Education, 6(1).

Arifin, Z., et al. (2022, July 31). Pendidikan dan kesehatan mental bagi remaja dalam perspektif Islam. ABDI MOESTOPO: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 5(2), 188–194. https://doi.org/10.32509/abdimoestopo.v5i2.1918




DOI: https://doi.org/10.59818/jpi.v4i5.1170