PENDIDIKAN SEKS DALAM KELUARGA: PERSPEKTIF ISLAM DAN IMPLEMENTASINYA
Abstract
Sex education is a very important education, including for children and teenagers. Of course, in its own application there are still pros and cons. However, in the modern era where the dissemination and access of information is very easy to obtain, it is hoped that sex education can be taught to children from an early age with patterns and teaching given according to their respective levels and based on Islamic teachings because it can guide them to a directed life. The type of research used is library research by collecting data through sources such as books, journals, articles and previous research found online then reviewed and analyzed using descriptive analysis techniques. The results showed that sex education is an effort to introduce and guide children who are not only related to sexuality, but how to respond and respond to sex itself rationally, starting from caring and protecting so that children's lives can be guided properly. The provision of sex education must be adjusted to the development of children's age so that children can receive it properly and effectively. The strategies that can be given to children regarding sex education include introducing aurat and its limits, separating beds between boys and girls, teaching children to ask permission when entering parents' rooms and maintaining genital hygiene.
Abstrak
Pendidikan seks merupakan pendidikan yang sangat penting, termasuk bagi kalangan anak dan remaja. Tentunya dalam penerapannya sendiri masih terdapat pro dan kontra. Namun, di era modern yang mana penyebaran dan pengaksesan informasi sangat mudah untuk didapatkan, maka diharapkan agar pendidikan seks dapat diajarkan kepada anak sejak dini dengan pola dan pengajaran yang diberikan sesuai tingkatan masing-masing dan didasarkan pada ajaran Islam karena dapat membimbingnya pada kehidupan yang terarah. Jenis penelitian yang digunakan adalah library research kemudian dikaji dan dianalisis menggunakan teknik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan seks merupakan sebuah upaya mengenalkan dan membimbing anak yang tidak hanya terkait dengan seksualitas semata, namun cara menyikapi dan menanggapi seks itu sendiri secara rasional, mulai dari merawat dan menjaga sehingga kehidupan anak dapat terbimbing dengan baik. Pemberian pendidikan seks harus disesuaikan dengan perkembangan usia anak sehingga anak dapat menerimanya dengan baik dan efektif. Adapun strategi yang dapat diberikan pada anak mengenai pendidikan seks, di antaranya mengenalkan aurat dan batasannya, memisahkan tempat tidur antara anak laki-laki dan perempuan, mengajarkan anak untuk meminta izin ketika memasuki kamar orang tua serta menjaga kebersihan kelamin.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Adzra, S. D., & Murtini, N. B. (2023). Pendidikan seksual dalam perspektif hadis dan pengaruhnya terhadap kehidupan sosial kemasyarakatan. In Proceedings Seminar Program Studi Ilmu Hadits STDI Imam Syafi’i Jember (pp. 325–345).
Bakhtiar, N., & Nurhayati, N. (2020). Pendidikan seks bagi anak usia dini menurut hadist Nabi. Generasi Emas: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 3(1), 36–44. https://doi.org/10.25299/jge.2020.vol3(1).5383
Maimun, M. (2017). Psikologi pengasuhan: Mengasuh tumbuh kembang anak dengan ilmu. Sanabil.
Marhayati, N. (2021). Pendidikan seks bagi anak dan remaja: Perspektif psikologi Islam. Jurnal Ilmiah Syi’ar, 21(1), 45–61. https://doi.org/10.29300/syr.v21i1.4751
Rahman, R., & Muliati, I. (2018). Pendidikan seks dalam perspektif Islam (analisis teks ayat Al-Quran). Islam Transformatif: Journal of Islamic Studies, 2(2), 205–214. https://doi.org/10.30983/it.v2i2.751
Tirtawinata, C. M. (2020). Pendidikan seks sesuai tahap perkembangan anak. BINUS University. https://binus.ac.id/character-building/2020/04/pendidikan-seks-sesuai-tahap-perkembangan-anak/
Widayati, S., Saroinsong, W. P., Wagino, W., Syarifa, R. A., Yanna, A.-D. D., & Pratiwi, I. R. (2021). Sex education has a positive impact on children’s self concept. In Proceedings of the International Joint Conference on Arts and Humanities 2021 (IJCAH 2021) (pp. 1183–1187). Atlantis Press. https://doi.org/10.2991/assehr.k.211223.207
Zed, M. (2008). Metode penelitian kepustakaan. Yayasan Obor Indonesia.
’Ulwan, A. N. (2020). Pendidikan anak dalam Islam (Arif, Trans.). Insan Kamil.
DOI: https://doi.org/10.59818/jpi.v5i1.1090
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
.png)








