STRATEGI PEMASARAN SYARIAH: STUDI KASUS PENINGKATAN PENJUALAN PARDI BATAKO
Abstract
This study is motivated by the increasingly intense business competition in the digital economy era, which requires the implementation of honesty and transparency in marketing, particularly for Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs). The study aims to describe the implementation of the Islamic marketing mix (4Ps) and analyze its contribution to increasing sales at Pardi Batako in Cermean Hamlet, Banyuwangi. This research employed a descriptive qualitative approach using a case study strategy. Data were collected through in-depth interviews, non-participant observation, and documentation, and were analyzed using the Miles and Huberman interactive model. The findings indicate that the implementation of the Islamic marketing mix has not yet been optimal across all dimensions. The product and price dimensions have been implemented in accordance with Sharia principles through honesty in product quality, price transparency, and the avoidance of riba (usury), while the promotion and place dimensions still require further improvement. The application of honesty and fairness in pricing has successfully built customer trust, resulting in an approximately 20% increase in sales, from 700–800 to around 1,000 concrete blocks per month. These findings confirm that integrity and honesty are sustainable competitive advantages that can enhance the competitiveness of Sharia-based MSMEs.
ABSTRAK
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh semakin ketatnya persaingan usaha pada era ekonomi digital yang menuntut penerapan nilai-nilai kejujuran dan transparansi dalam pemasaran, khususnya bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi bauran pemasaran syariah (4P) serta menganalisis kontribusinya terhadap peningkatan penjualan pada Pardi Batako di Dusun Cermean, Banyuwangi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan strategi studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi nonpartisipan, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi bauran pemasaran syariah belum optimal pada seluruh aspek. Dimensi produk dan harga telah diterapkan sesuai prinsip syariah melalui kejujuran dalam kualitas produk, transparansi harga, dan penghindaran praktik riba, sedangkan aspek promosi dan tempat masih memerlukan pengembangan. Penerapan prinsip kejujuran dan keadilan dalam penetapan harga berhasil membangun kepercayaan pelanggan sehingga meningkatkan penjualan sekitar 20%, dari 700–800 menjadi sekitar 1.000 batako per bulan. Temuan ini menegaskan bahwa integritas dan kejujuran merupakan keunggulan kompetitif yang mampu meningkatkan daya saing UMKM berbasis syariah.Keywords
Full Text:
PDFReferences
Alma, B., & Priansa, J. D. (2016). Manajemen bisnis syariah. Alfabeta.
Apriliana, L. (2023). Peran marketing mix dalam meningkatkan penjualan batako ditinjau dari marketing syariah (Studi kasus Toko Mandiri Beton di Desa Ngletih Kecamatan Kandat Kabupaten Kediri) [Doctoral dissertation, IAIN Kediri].
Bahri, S., & Rosandy, A. B. (2025). Strategi bauran pemasaran (marketing mix 4P) dalam perspektif ekonomi syariah. Arus Jurnal Sosial dan Humaniora, 5(2), 1807–1811. https://doi.org/10.57250/ajsh.v5i2.1515
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). SAGE Publications.
Kotler, P., & Keller, K. L. (2006). Dirección de marketing. Pearson Educación.
Lincoln, Y. S., & Guba, E. G. (1985). Naturalistic inquiry. SAGE Publications.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.
Moleong, L. J. (2021). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi revisi). PT Remaja Rosdakarya.
Prayitno, J. P., & Santi, M. (2025). Strategi pemasaran digital dalam meningkatkan penjualan usaha mikro: Perspektif ekonomi syariah pada Pentol Gatulit Tulungagung. EKSYAR: Jurnal Ekonomi Syari'ah & Bisnis Islam, 12(2), 207–215. https://doi.org/10.54956/eksyar.v12i2.732
Purwaningsih, N., Wiliana, E., Febrianto, H. G., Limakrisna, N., & Nora, L. (2025). Building consumer trust through halal certification and digital marketing: Evidence from culinary MSMEs in Tangerang. TPM–Testing, Psychometrics, Methodology in Applied Psychology, 32(3-September), 116–125.
Sari, D. P. (2021). Faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan pembelian, kualitas produk, harga kompetitif, lokasi (Literature review manajemen pemasaran). Jurnal Ilmu Manajemen Terapan, 2(4), 524–533. https://doi.org/10.31933/jimt.v2i4
Sugiyono. (2023). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D (Edisi ke-2). Alfabeta.
Sula, M. S., & Kartajaya, H. (2006). Syariah marketing. Mizan Pustaka.
Tjiptono, F. (2014). Strategi pemasaran. Penerbit Andi Offset.
Yin, R. K. (2018). Case study research and applications: Design and methods (6th ed.). SAGE Publications.
DOI: https://doi.org/10.59818/tijarah.v5i2.3177
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Tijarah: Jurnal Ekonomi Syariah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
.png)



