PENGARUH STRUKTUR MODAL DAN STRUKTUR AKTIVA TERHADAP RISIKO RETURN SAHAM PADA SEKTOR PERBANKAN YANG TERCATAT DI BEI PERIODE 2011-2014
Abstract
This study aims to determine how much the variables of capital structure and asset structure can affect the variable risk of stock returns in the banking sector listed on the IDX for the period 2011-2014. The research method used is associative research method, which is a form of research using two or more variables that are connected. While the analytical tool used is multiple linear regression analysis using Eviews 6. The results of the study using the t test show that the capital structure and asset structure variables have a significant positive effect on the risk of stock returns in the Banking Sector listed on the IDX. However, the R-Square value of multiple linear regression analysis testing of 0.11031 = 11% indicates that the model using the independent variables of capital structure and asset structure can only explain its influence on the dependent variable (stock return risk) by 11%, the remaining 89% is influenced by other factors not explained in this study.
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar variabel struktur modal dan struktur aktiva dapat mempengaruhi variable risiko return saham pada sektor perbankan yang tercatat di BEI periode 2011-2014. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian assosiatif yaitu bentuk penelitian dengan menggunakan dua variabel atau lebih yang dihubungkan. Sedangkan alat analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan menggunakan Eviews 6. Hasil penelitian dengan menggunakan uji t menunjukkan bahwa variabel struktur modal dan struktur aktiva berpengaruh positif signifikan terhadap risiko return saham pada Sektor Perbankan yang tercatat di BEI. Namun, nilai R-Square dari pengujian analisis regresi linier berganda sebesar 0.11031= 11% menunjukkan bahwa model dengan menggunakan variabel bebas struktur modal dan struktur aktiva hanya dapat menjelaskan pengaruhnya terhadap variabel terikat (risiko return saham) sebesar 11%, selebihnya 89% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak dijelaskan dalam penelitian ini.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Ang, R. (2007). Buku pintar pasar modal Indonesia: The intelligent guide to Indonesian capital market (Edisi pertama). Mediasoft Indonesia.
Brigham, E. F., & Houston, J. F. (2001). Manajemen keuangan (Edisi kedelapan, Buku satu). Erlangga.
Fahmi, I. (2017). Analisis laporan keuangan (Cetakan ke-6). Alfabeta.
Febriana, Y. (2012). Pengaruh volume penjualan saham, debt to equity ratio, dan tingkat suku bunga SBI terhadap return saham pada BNI dan BCA yang tercatat di Bursa Efek Indonesia periode 2001-2010. Jurnal Penelitian.
Jogiyanto, H. M. (2007). Teori portofolio dan analisis investasi (Edisi ketiga). BPFE Yogyakarta.
Jones, C. P. (2004). Investments: Analysis and management (Ninth edition). John Wiley & Sons Inc.
Keown, A. J., Martin, J. D., Petty, J. W., & Scott, D. F. (2000). Dasar-dasar manajemen keuangan (Buku kedua, Edisi pertama, Alih bahasa Chaerul Djakman & Sulistryatini). Salemba Empat.
Riyanto, B. (2008). Dasar-dasar pembelanjaan perusahaan (Edisi ke-4). Yayasan Penerbit Gajah Mada.
Setiawan, I. K. (2011). Pengaruh struktur aktiva, ukuran perusahaan, profitabilitas, dan risiko bisnis terhadap struktur modal perusahaan industri makanan dan minuman yang go publik di Bursa Efek Indonesia. Jurnal Penelitian.
Sunarwi. (2010). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi struktur modal serta dampak struktur modal terhadap return saham perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI periode 2006-2008 (Studi kasus pada sektor food and beverage). Jurnal Penelitian.
Weston, J. F., & Copeland, T. E. (2002). Manajemen keuangan (Edisi kedelapan, Edisi revisi, Penerjemah Wasana & Kribrandako). Binarupa Aksara.
DOI: https://doi.org/10.59818/kontan.v1i3.306
.png)


